by

Kemenkumham Bentuk Tim Periksa Merek Citayam Fashion Week

Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bakal membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap pendaftaran merek “Citayam Fashion Week”. Sehingga nantinya semua pendaftaran yang masuk pada merk tersebut tidak diperiksa sendiri tapi bersama-sama dalam sebuah tim.

“Saya sudah diskusi dengan Pak Direktur Merek dan Koordinator Pemeriksa Merek, untuk merek ini kita akan bentuk tim yang ketat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Rizalu dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

Rizalu mengatakan langkah tersebut sengaja dilakukan untuk membuktikan kelayakan dari pemohon yang mengajukan merek tersebut. Mengingat pihaknya menemukan fakta nama Citayam Fashion Week telah digunakan sebelumnya oleh komunitas untuk kegiatan kreatif secara komunal di kawasan Sudirman, Jakarta.

Sehingga ketika nama itu terbukti milik umum atau komunal maka permohonan pendaftarannya akan ditolak dalam pemeriksaan substantif.

“Kami berharap setiap pemohon yang ingin mendaftarkan mereknya juga memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan khususnya UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis,” katanya.

Diketahui, pendaftaran merek “Citayam Fashion Week” menuai protes publik. Tercatat ada sebanyak tiga permohonan pengajuan merek “Citayam Fashion Week.

Pertama, PT. Tiger Wong Entertaiment milik Selebritas Baim Wong pada 20 Juli. Berikutnya pendaftar adalah Indigo Aditya Nugroho pada 21 Juli 2022. Kemudian, Daniel Handoko Santoso pada 24 Juli 2022.

Lalu ada juga PT. Tekstil Industri yang mendaftarkan merek “Citayam”. Rizalu menekankan di antara pemohonn itu, Indigo Aditya Nugroho telah mengajukan penarikan kembali pendaftaran merek pada 25 Juli 2022 lalu.