by

Kemenko PMK Optimis Target Prevalensi Stunting Tercapai

Jakarta: Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Suprapto optimistis, target prevalensi stunting dapat dicapai jika penguasaan lapangan baik.

Hal itu ia tegaskan, untuk memperkuat pernyataan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang ingin target penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia hingga 14 persen pada 2024, maka pada 2022 angka prevalensi stunting harus diturunkan minimal 3 persen.

“Saya kira dengan situasi pandemi makin membaik, ekonomi makin membaik, dan itu sudah jelas apa yang dilakukan dengan target dan metodenya, saya optimis 2024 itu jadi 14 persen,” ungkapnya, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Rabu (12/5/2022).

“Untuk gizi sangat kompleks tapi saya optimis, 12 provinsi utama dengan prevalensi tinggi harus ditangani dengan baik,” lanjutnya.

Sebelumnya, Wapres meminta agar penanganan stunting difokuskan pada daerah-daerah dengan angka prevalensi tinggi dan daerah yang mempunyai jumlah anak stunting tinggi.

“Selain Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat yang mempunyai prevalensi tinggi,” ujarnya

“Perlu juga diperhatikan daerah yang punya jumlah anak stunting yang banyak, seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan Sumatra Utara. Daerah-daerah ini yang perlu mendapat perhatian,” demikian Wapres.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.