by

Kembali Digelar,Indodax Trading Competition

Jakarta – Event Indodax Trading Competition kembali digelar untuk yang keempat kalinya pada tahun 2022. Ajang ini menjadi kompetisi sekaligus edukasi bagi masyarakat tentang literasi digital dan investasi aset kripto.

Gelaran acara Indodax kali ini bertajuk “INDODAX Trading Fest 2022:Trading Beyond The Limits” yang merupakan acara trading competition keempat Indodax dengan nominal hadiah yang jauh lebih besar. Indodax menyediakan hadiah senilai miliaran rupiah bagi para pemenang.

Perusahaan crypto exchange terbesar dan terpercaya asli Indonesia yang telah mengantongi izin Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan melayani 5,4 juta member terverifikasi ini menyediakan perdagangan bitcoin, ethereum, Ripple, dan sebanyak lebih dari 200 aset kripto dari seluruh dunia dengan pergerakan harga selama 24 jam.

Kompetisi tahunan tersebut akan memperlombakan 3 kategori yakni kategori individu, kategori team, dan kategori spesial Indodax prioritas. Indodax Trading Competition sudah diselenggarakan selama tiga tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2019, 2020, dan 2021. Lewat gelaran tersebut, akan ada banyak sekali ilmu dan pengalaman yang akan Anda dapatkan tentunya.

Di Trading Fest 2022, peserta bebas memilih aset kripto apa saja untuk melakukan jual beli, kecuali untuk aset kripto berjenis stablecoin.

“Pemenang trading competition tidak akan ditentukan dari saldo akhir, melainkan dari besarnya presentase ROI, dalam arti akan dinilai berdasarkan persentase keuntungan yang didapat. Jadi, secara tidak langsung masyarakat bisa mengikuti trading competition ini dengan modal berapapun, modal sekecil apapun untuk mendapatkan total hadiah miliaran rupiah. Di samping itu kami juga memiliki side event berupa lomba bagi pengguna yang baru men-download aplikasi Indodax di Playstore & Appstore,” kata CEO Indodax Oscar Darmawan.

Sebagai tambahan informasi, Indodax Trading Fest 2022 sudah membuka pendaftaran pada tanggal 18 Juli dan berakhir di tanggal 1 Agustus 2022. Untuk kompetisi trading akan berlangsung selama sebulan lamanya dimulai dari tanggal 02 Agustus sampai tanggal 02 September 2022. Info mengenai pendaftaran bisa dicek di link https://indodax.com/tradingfest2022.

Lewat ajang ini, Oscar juga menyampaikan misi untuk meningkatkan literasi digital dan mengedukasi masyarakat tentang investasi kripto.

Indodax akan menggelar acara tersebut lebih semarak dan meriah pada tahun ini, hal itu setelah melihat animo dan respon positif masyarakat pada tahun lalu.

Selain menggelar kompetisi tahunan, Indodax, sebagai perusahaan exchanger crypto ini juga punya misi untuk meningkatkan literasi digital sekaligus edukasi investasi kripto masyarakat Indonesia.

“Berdasarkan data yang dikeluarkan dari Bappebti di bulan Februari tahun 2022 menunjukkan bahwa investor kripto di Indonesia sudah berjumlah 12,4 juta investor. Di kancah internasional pun, Indonesia bersama dengan Brazil merupakan negara dengan tingkat kepemilikan kripto terbanyak di dunia dengan persentase sebesar 41%. Sebagai pelaku industri, saya melihat potensi Indonesia terhadap kemajuan tren investasi kripto itu sangat besar,” jelas Oscar.

Oscar pun menambahkan bahwa potensi yang besar tentu harus diimbangi dengan tingkat literasi yang cukup. Untuk itu tujuan utama adanya trading competition ini untuk meningkatkan minat dan literasi masyarakat agar semakin aware dengan eksistensi kripto sebagai suatu alternatif investasi.

Oscar pun yakin Indodax Trading Fest 2022 akan menjadi suatu ajang yang berdampak positif khususnya bagi masyarakat Indonesia yang belum mengenal kripto atau yang masih memiliki pengetahuan minim akan hal tersebut. Berkaca dari edisi lalu, trading competition kali Ini dibuat sedemikian rupa agar jauh lebih menarik minat masyarakat.

“Selain hadiahnya yang jauh lebih besar dari edisi sebelumnya, Indodax Trading Fest 2022 ini juga didukung oleh trade engine baru, di mana fitur yang tersedia akan semakin canggih. New trade engine Indodax menghadirkan skalabilitas yang lebih besar untuk memfasilitasi transaksi aset kripto yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Seperti Fitur Fill or Kill (FOK) yang bisa memudahkan user untuk melakukan transaksi di harga spesifik yang ada pada metode Market Order. Ada juga Fitur slippage protection yang bisa melindungi dari rendahnya liikuiditas yang ada di pasar,” jelas Oscar.(beritasatu)