by

Keluhkan Pembayaran, Dokter di Nigeria Mogok Kerja

Jakarta: Di tengah melonjaknya kasus penularan virus corona di Nigeria, para dokter residen rumah-rumah sakit umum Nigeria mulai mogok kerja.

Hal tersebut disebabkan karena pembayaran gaji dan tunjangan mereka yang tertunda. Alasan lain juga karena menghadapi pelayanan yang buruk.

“Mogok kerja sudah dimulai pada Senin pagi,” kata Okhuaihesuyi Uyilawa, Ketua Asosiasi Nasional Dokter Residen (NARD), Dikutip melalui Reuters Rabu (4/7/2021).

Ia juga menuturkan bahwa pemerintah belum menghubungi serikat pekerja sejak NARD menyampaikan pemberitahuan soal pemogokan tersebut.

“Kelaparan lebih buruk daripada COVID-19. Kami telah kehilangan 19 anggota karena COVID-19, tanpa memiliki asuransi jiwa.” tambahnya.

Sementara, Menteri kesehatan mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya melibatkan para dokter yang mogok kerja dalam upaya menyelesaikan masalah dengan cepat.

“Direktur medis harus memastikan bahwa pemberian layanan tidak terganggu,” tutur Menkes.

Selain itu, Negara Bagian Lagos mengatakan pemogokan oleh dokter merupakan keputusan yang tergesa-gesa. Otoritas Lagos memohon para dokter anggota NARD untuk menahan diri.

Dokter residen adalah lulusan sekolah kedokteran yang sedang menjalani pelatihan untuk menjadi dokter spesialis.

Keberadaan mereka bagi Nigeria sangat penting dalam perawatan kesehatan di garis depan karena mereka mendominasi pelaksanaan tugas di bangsal darurat di rumah sakit.

Diketahui jika, Nigeria sejak pertengahan Juli mengalami peningkatan kasus virus corona.

Menurut berbagai data resmi, ada sekitar 174.315 kasus dan 2.149 kematian sejak virus tersebut mulai mewabah pada awal 2020. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *