by

Kejaksaan Periksa Seorang Saksi Kasus Pengadaan Satelit

Jakarta: Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Tim Penyidik Koneksitas melakukan pemeriksaan terhadap satu orang saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2012-2021.

“Saksi yang diperiksa yakni, Laksamana Muda L selaku mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan periode 2015-2017,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan proyek itu bermula ketika pada 19 Januari 2015, Satelit Garuda l telah keluar orbit dari Slot Orbit 123 derajat Bujur Timur.

“(L, red) diperiksa terkait pengadaan ground segment oleh Navayo dan kontrak-kontrak bersama konsultan dalam pengadaan terkait Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT),” ujar Ketut kepada awak media, Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Keluarnya Satelit Garuda I dari orbit, maka terjadi kekosongan pengelolaan oleh Indonesia.

“Berdasarkan peraturan International Telecommunication Union (ITU), negara yang telah mendapat hak pengelolaan akan diberi waktu tiga tahun untuk mengisi kembali slot orbit. Jika tak dipenuhi, hak pengelolaan slot orbit akan gugur secara otomatis dan bisa digunakan negara lain,” kata Menko Polhukam Mahfud MD beberapa waktu lalu.

Guna mengisi kosongnya pengelolaan slot orbit itu, kata Mahfud, Kominfo memenuhi permintaan Kemhan untuk mendapatkan hak pengelolaan.

“Hal itu bertujuan untuk membangun Satelit Komunikasi Pertahanan (Satkomhan),” kata Mahfud.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.