Wednesday, June 23

Kebocoran Data Pribadi Terus Dilakukan Kemenkominfo

Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika masih terus melakukan investigasi terhadap kebocoran data pribadi 279 juta penduduk di BPJS Kesehatan.

Juru bicara Kemenkominfo Dedi Permadi mengatakan, Kemenkom Info masih melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait termasuk BPJS kesehatan guna proses investigasi kebocoran data pribadi itu.

“Sampai sekarang koordinasi terus dilakukan. Bahkan, pagi ini kami ada rapat bersama yang dihadiri juga oleh pihak pihak terkait,” kata Dedi saat ditemui rri.co.id di Kementerian Kominfo Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Ia menjelaskan, Kemenkom Info tengah melakukan langkah langkah praktis demi mencegah perluasan akses publik terhadap data pribadi.

“Jadi, fokus pertama kita adalah mencegah kebocoran yang lebih luas dengan langkah-langkah yang tidak hanya pemutusan akses. Tetapi, juga perbaikan sistem keamanan data di Kementerian/Lembaga atau pihak atau kita sebut sebagai PSE Penyelenggara Sistem Elektronik terkait, dalam hal ini BPJS Kesehatan di internalnya, kemudian dicegah untuk kebocoran yang lebih dalam,” kata Dedi.

Langkah selanjutnya, lanjut Dedi, adalah dengan melakukan audit forensik terhadap data di lembaga terkait.

“Hasilnya tidak bisa keluar dalam hitungan hari atau hitungan minggu. Pasti membutuhkan proses yang panjang karna ini butuh teknologi, butuh resources yang betul betul bisa dipertanggungjawabkan. Supaya hasilnya pun nanti bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” kata Dedi.

Kemenkominfo, kata dia, mengimbau kepada para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk melakukan perbaikan teknologi keamanan siber yang dimiliki.

“Dan melakukan evaluasi secara berkala untuk meminimalisir insiden serupa di kemudian hari,” tegas dia.

“Seluruh PSE kami harapkan atau bahkan wajib mengembangkan sumber daya manusia untuk perlindungan data pribadi, karena kalau teknologinya sudah bagus,” ujar dia.

Tapi, menurut dia, SDM PSE masih lemah.

“Itu juga kita akan ikut lemah. Dan yang terakhir adalah tata kelola perlindungan data pribadi di internal seluruh PSE di Indonesia,” pungkasnya. (DNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *