Kasus Novel, Anggota DPR Fraksi PDIP: Hormati Kebebasan Hakim Putuskan Perkara

0
(0)

Jakarta – Ketua Komisi Hukum DPR, Herman Hery, menanggapi perbincangan publik terkait tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) keada penyerang penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Dua terdakwa penyiraman air keras, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis, dituntut 1 tahun penjara.

Herman menegaskan, hakim dapat memutus perkara dengan keyakinannya. Tidak ada aturan yang mengharuskan hakim memutus perakra sesuai dengan tuntutan jaksa.

“Sebagai ketua Komisi III, saya meminta semua pihak untuk menghormati jalannya persidangan dan kebebasan hakim dalam memutuskan perkara. Saya harap hakim bisa memutus dengan seadil-adilnya,” kata Herman dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/6).

Politikus PDI Perjuangan itu mengingatkan bahwa proses peradilan masih berlangsung. Tahapan yang berlangsung saat ini adalah pembcaan tuntutan terhadap tersangka oleh JPU. Dalam proses persidangan, keputusan akhir mengenai sanksi pidana menjadi kewenangan hakim.

“Apakah mungkin putusan hakim berbeda? Tentu saja secara normatif tidak ada aturan yang mengharuskan hakim memutus perkara sesuai tunutan jaksa penuntut umum. Di sisi lain, patut juga dipahami bahwa putusan hakim nantinya merupakan kewenngan yudikatif yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun,” ujar Herman.

Dua terkdakwa kasus penganiayaan berat terhadap Novel Baswedan, Rahmat Kadir dan Ronnny Bugis, dituntut 1 tahun penjara. Jaksa menilai Rahmat dan Ronny terbukti melakukan penganiayan berat kepada Novel dengan menyiram air keras.

Tuntutan terhadap kedua terdakwa dibacakan secara terpisah di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Jaksa meyakini Rahmat dan Ronny bersalah melanggar Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Msh)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Beijing Tutup Tempat Hiburan dan Olahraga, Ada Kecemasan Gelombang Kedua Serangan Corona

Tue Jun 16 , 2020
0 (0) Beijing—Beijing menutup semua tempat olahraga dan tempat hiburan dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Langkah baru Cina ini dilakukan setelah temuan infeksi corona baru di Pasar Xinfadi. Ribuan orang juga menjadi sasaran dalam uji coba besar-besaran ketika kelompok kasus baru Beijing meningkat menjadi 79. Manajer Kota Xu Ying […]