Kasus Dugaan Mahasiswa Unhas Kibarkan Bendera Palu Arit Diserahkan ke Aparat

0
(0)

Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf mempercayakan kepada aparat terkait adanya dugaan mahasiswa mengibarkan bendera palu arit di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas).

Kata dia disinilah pentingnya mengedepankan aspek ketahanan nasional sebagai hal utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut diungkapkan saat merespon pertanyaan wartawan beberapa waktu lalu terkait munculnya bendera palu arit di lingkungan Kampus Unhas.

“Saya ini alumni Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional), tentu saja aspek ketahanan nasional adalah hal paling utama. Terkait yang ditanyakan itu (penemuan bendera paku arit) saya belum punya informasi yang cukup, namun tentu kita percaya aparat kita, intelijen kita akan bekerja untuk memastikan motifnya termasuk juga menemukan pelakunya,” katanya.




Menurutnya, dalam merespon kejadian tersebut yang paling penting adalah mengetahui persoalannya sehingga bisa ditarik kesimpulan yang lebih jelas terkait tujuan dibalik kemunculan bendera tersebut.

“Saya kira yang paling penting mengetahui persoalannya, terkait hal itu tentu saja kita juga tunggu respon teman-teman di Unhas, secepatnya saya juga akan berkoordinasi dengan pak WR (Wakil Rektor) Tiga Unhas untuk menanyakan ini” jelasnya.

Yusran mengakui situasi di Makassar sejauh ini masih sangat kondusif, termasuk juga pada masa pandemi Covid-19 dimana aspek keamanan sangat terjaga.

Mantan Dekan Fakultas Kehutanan Unhas ini, mengatakan, perbedaan pemikiran di kampus itu biasa. Kat dia, selama ini, di Unhas belum ada gerakan memujir radikalisme.

Sementara itu, Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas. Sedikitnya ada sembilan orang yang dimintai keterangan. Pemeriksaan difokuskan pada para pengurus BEM. Sebab pengibaran bendera itu, di bangunan kosong salah satu fakultas di kampus merah Makassar itu. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombed Pol Ibrahim Tompo, mengatakan, kepolisian kini telah mendalami kasus tersebut untuk mencari pelaku pengibar bendera berlogo palu arit.

Diketahui pengibaran bendera palu arit sudah lama sekitar bulan April, namun baru viral beberapa waktu lalu di media sosial.(PS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Belajar dari Rumah Siswa Aceh Diperpanjang

Sun May 31 , 2020
0 (0) Banda Aceh – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh resmi memperpanjang kegiatan belajar di rumah hingga 20 Juni mendatang bagi siswa-siswi di tanah rencong. Kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Aceh bernomor 08/INSTR/2020 pada Sabtu (30/5). SE yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, itu memuat tentang […]