Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa Siap Pimpin Upacara Pemakaman Pramono Edhi Wibowo

0
(0)

Jakarta–Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa siap memimpin upacara pemakaman almarhum mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Minggu (13/6).

“Tadi juga kami tanyakan (ke keluarga), karena kami kan akan menggelar upacara pemakaman. Tapi intinya kami sudah siap, tinggal jamnya,” ujarnya saat melayat di rumah duka, Puri Cikeas Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut dia, mendiang Pramono Edhie banyak berkontribusi kepada TNI Angkatan Darat. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah alutsista canggih yang dimiliki Angkatan Darat selama menjadi Kasad.

“Kalau kita semua dengar tank leopard, itu salah satu, kemudian meriam caesar. Di saat beliau (memimpin) lah TNI Angkatan Darat memiliki alutsista-alutsista yang sampai sekarang masih menjadi kebanggaan kita semua,” ungkapnya.

Andika mengatakan bahwa hingga kini masih meneladani sosok adik ipar Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama memimpin TNI Angkatan Darat.

“Kami merasa kehilangan tapi kami akan terus meneladani beliau ke junior junior yang sekarang berdinas, kepemimpinan dan inovasi keteguhan beliau memimpin angkatan darat,” terang Andika.

Sebelumnya, Pramono Edhie Wibowo sempat menjalani perawatan selama tiga jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat. Setelah tiga jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal hingga akhirnya meninggal dunia pukul 19.42 WIB Sabtu (13/6), diduga akibat serangan jantung. (SD/ ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Innalillahi, Empat Orang Sekeluarga Meninggal di Surabaya, Satu Positif Covid-19

Sun Jun 14 , 2020
0 (0) Surabaya – Empat orang sekeluarga yang bermukim di Gubeng Kertajaya, Surabaya Timur meninggal dalam waktu sepekan. Empat orang yang masih dalam satu keluarga (termasuk satu janin berusia 8 bulan) tersebut meninggal setelah salah satu diantara anggota keluarga positif Covid-19. Berdasarkan keterangan yang diperoleh Indonesiainside.id, Ahad (14/6), salah satu […]