Karena COVID 19, 49 Napi di Rutan Situbondo Dibebaskan Lebih Awal

0
(0)

Hariannasional.com, Situbondo -Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M. H-H.19.PK.01.04.04 tahun 2020 tentang Asimilasi dan Integrasi dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran virus corona, sebanyak 49 narapidana di Rumah Tahanan Kelas IIB Situbondo, dibebaskan lebih awal dari semestinya.

“Ada 49 narapidana dari pidana umum yang telah menjalani 2/3 masa hukuman, dibebaskan sejak hari ini,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Ia mengemukakan, pemulangan narapidana dilakukan secara bertahap mulai hari ini, hingga 7 April 2020. Hal ini dilakukan untuk mematuhi imbauan pemerintah terkait physical distancing atau jaga jarak aman serta mengindari dari perkumpulan orang.

“Hari ini ada 13 narapidana yang dipulangkan ke rumahnya, sisanya besok dan seterusnya. Tentunya dipulangkan secara bertahap untuk menghindari perkumpulan orang,” tegas Haryono.

Kata Haryono, untuk pembebasan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi dari kasus korupsi, hingga saat ini belum ada perintah, sehingga tidak ada narapidana kasus korupsi yang dibebaskan.

“Yang dibebaskan hanya narapidana dari pidana umum, untuk kasus korupsi masih belum ada perintah,” ucapnya.

Pantauan RRI, sebelum dibebaskan, puluhan narapidana ini diberi arahan agar mematuhi terhadap imbauan pemerintah terkait physical distancing, atau jaga jarak aman, stay at home atau tinggal di rumah dan jauhi keramaian.

Para keluarga narapidana menyambut dengan isak haru, saat menyambut kebebasan narapidana yang dilakukan lebih awal. Begitu keluar dari jeruji besi, para narapidana itu langsung melakukan sujud syukur yang diiringi isak tangis keluarga.(RRI)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pesan Ketum PSSI di Tengah Pandemi Covid-19

Thu Apr 2 , 2020
0 (0) Jakarta – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berpesan agar semua orang tetap menjaga jarak, tetap di rumah, dan menjaga kesehatan di tengan pandemi Covid-19 sesuai dengan arahan pemerintah. Menurut Iwan, keputusan pemerintah untuk melakukan social distancing, physical distancing serta akan diterapkannya pembatasan sosial berskala besar harus bisa diterjemahkan […]