by

Jual Minyak Goreng di Atas HET Akan Dipidana

Jakarta: Pemprov Jakarta menekankan, siapapun yang menjual minyak goreng di atas HET yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp14 ribu per liternya masuk kategori tindakan kriminal dan bakal dijerat sanksi pidana.

“Itu kriminal loh kalau nggak salah. Waktu itu sampai ada yang kena pidana,” jelas Kepala DinasKetahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati usai rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Eli menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar operasi pasar mulai pekan depan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga kestabilan harga berbabagai komoditas di pasaran, termasuk minyak goreng.

“Jadi minggu ini, berarti kan tinggal besok nih kalo udah ada undangan, pasti sebenernya hanya sehari dua hari saja ya rapat-rapat gitu persiapannya, mudah-mudahan minggu depan. Tapi terkait kepastiannya kapan, minggu ini sih rapatnya, jadi kalo gak hari ini tinggal besok kan Jum’at,” jelasnya.

Meski demikian, Eli mengatakan, kewenangan untuk memberikan sanski bagi pelanggaran yang ditemukan saat operasi pasar bukan pada pihaknya. Tapi pada Satuan Tugas Pangan yang memang dibentuk khusus untuk mengawasi kestabilan harga di pasaran.

Ia menegaskan, bila berkaca pada penindakan sebelumnya, sanksi pidana akan diberlakukan bagi mereka yang menjual diatas HET.

“Itu ada satgas pangan. Di antaranya ada PPNS itu dari kami. Kami lebih pada pengawasan mutu. Kalau harga, ada di kawan-kawan PPKUKM,” tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggelontorkan anggaran subsidi senilai Rp3,6 triliun untuk penyediaan 1,2 miliar liter minyak goreng selama 6 bulan ke depan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan subsidi tersebut merupakan upaya pemerintah dalam merespons kenaikan harga minyak goreng yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dengan kebijakan tersebut, harga minyak goreng dipatok Rp14 ribu per liter.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *