Jelaskan Penyebab Jakarta Kembali PSBB Total, Ini Kata Anies

0
(0)

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, situasi penyebaran Covid-19 di Jakarta awal September cukup mengkhawatirkan.

Menurut Anies, berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada 30 Agustus terdapat 7.960 kasus aktif di Jakarta. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 11.810 kasus aktif pada Kamis (10/9) kemarin.

Artinya, kata Anies, terdapat kenaikan 48 persen kasus aktif di Jakarta dalam 10 hari pertama di bulan September, atau 3.850 kasus.

“Belum pernah dalam waktu sependek ini, melihat pertambahan sampai 3.850 kasus, walaupun yang sembuh juga banyak, sudah 8.994 kasus,” jelas Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020).

Tidak hanya itu, di pekan pertama September, angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta juga meningkat.

Dinkes Provinsi DKI mencatat, terdapat 197 kasus kematian akibat Covid di awal bulan September.

“Jadi 17 persen dalam 10 hari. Kita ada kejadian 1.383 yang meninggal dan 197 itu terjadi di bulan September,” ungkap Anies.

Oleh karena itu, dirinya menjamin, penerapan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) tidak mungkin hanya dua pekan. Karena pasti berlanjut. Namun itu juga dengan syarat, jika dalam pelaksanaannya tidak ada pelambatan penyebaran kasus Covid-19.

“Saya garis bawahi, jangan harap (PSBB Total) setelah dua minggu, selesai. Tidak! Tapi kalau kecepatan yang luar biasa ini tidak ada langkah untuk memperlambat, ya ini akan jalan terus,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020).

Menurut Anies, PSBB yang diketatkan kembali ini penting dilakukan. Sehingga selama dua pekan ke depan, warga Jakarta akan berada di rumah demi mengurangi potensi penularan virus Corona.

“Penting untuk kita berada di rumah dulu selama dua pekan ini. Dengan berada di rumah dulu, harapannya potensi penularan ini bisa ditekan,” ujar Anies menambahkan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Melihat Perbedaan PSBB Ketat dan Lockdown

Sat Sep 12 , 2020
Post Views: 0 0 (0) Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara total mulai 14 September. Artinya, segala pelonggaran aktivitas yang terjadi selama masa transisi dicabut kembali. PSBB ketat sendiri hanya menerapkan pembatasan pada kegiatan tertentu. Pembatasan terbagi dari peliburan sekolah, tempat kerja, […]