Jelang PSBB Tahap III, Pepen Akui Tahap II Mulai Efektif

0
(0)

Jakarta – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (Pepen) yang juga ketua tim gugus tugas percepatan Covid-19 Kota Bekasi menyampaikan bahwa pandemi Covid 19 di Kota Bekasi hampir dua bulan dari tahap siaga sampai dengan bencana. Menurut dia, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I memang kurang efektif.

“PSBB tahap II mulai efektif dan ini berkat kerja aparatur untuk turun ke wilayah hingga turun ke RW dan RT, di tahap ke III, kita harapkan semakin mampu memutus rantai penyebaran covid 19 dan berharap hilangnya pandemi ini,” kata Pepen sapaan akrabnya, Rabu (13/5).

Mengenai bantuan sosial, dia menginstruksikan agar Tim Terpadu Pengendalian Bantuan Sosial Kota Bekasi membuat kronologis bantuan bansos untuk penyajian data yang benar sehingga nantinya tepat sasaran. Kemudian koordinasi juga dengan gubernur terkait bansos yang diberikan dari gubernur.




“PSBB tahap ke III ini sudah dibuatkan Pergub nomor 40 tentang sanksi PSBB, dan nantinya semua instrumen PSBB untuk sosialisasi tentang sanksi sehingga warga semakin taat dan patuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan harapannya agar pelaksanaan PSBB bisa lebih maksimal didukung bergeraknya elemen pemerintah mngedukasi masyarakatnya agar taat dan patuh terhadap aturan PSBB Kota Bekasi. Menurut dia, sanksi pelaksanaan harus dimaksimalkan, sebelum dilakukan apakah perlu adanya peragaan.

“Karena jika sekaligus dilakukan di 56 kelurahan, inovasi kita sebenernya sudah maksimal seperti RW siaga, kegiatan kelurahan, didukung sarana publikasi yang memadai, kemudian inovasi lain adalah karakteristik berdasarkan wilayah, apakah kelurahan yang terbaik diberikan penghargaan,” katanya. (SD)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kasus Covid-19 di Sultra Melonjak 120 Persen Sehari, Pak Luhut Masih Mau Impor TKA Cina?

Wed May 13 , 2020
0 (0) Jakarta – Pemerintah hari ini kembali merilis pembaruan data terkait kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Tanah Air. Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, dalam 24 jam terakhir ada 689 kasus baru Covid-19 yang terkonfirmasi di Indonesia. Dari jumlah itu, 91 kasus di antaranya ditemukan di Sulawesi Tenggara […]