Jelang Nataru, Harga Pangan Melambung

Jakarta – Menjelang Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, masyarakat Indonesia dihadapkan pada tantangan serius terkait kenaikan harga pangan. Keluhan pun mulai terdengar, mengingat sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan yang signifikan.

Menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai. Cabai merah besar melesat 12,18%, mencapai angka fantastis Rp75.500 per kilogram (kg). Sementara itu, cabai merah keriting dan cabai rawit hijau juga tak ketinggalan, masing-masing naik 8,78% dan 1,52%. Cabai rawit merah, yang selalu menjadi favorit bagi pecinta pedas, ikut menaik 5,27% menjadi Rp95.900 per kg.

Bukan hanya cabai, harga bawang merah ukuran sedang juga ikut melonjak, naik 2,17% menjadi Rp32.950 per kg. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang turut menyusul dengan kenaikan 0,27%, mencapai Rp37.700 per kg. Kondisi ini membuat sebagian besar ibu rumah tangga dan pengelola dapur kini berpikir dua kali sebelum memasak, mengingat bahan-bahan dapur yang semakin menguras kantong.

Tidak hanya bumbu dapur, komoditas pangan primer seperti beras juga tidak luput dari lonjakan harga. Harga rata-rata beras kualitas bawah I naik 0,37%, mencapai Rp13.550 per kg, sementara beras kualitas bawah II juga mengalami kenaikan sebesar 0,37% menjadi Rp13.450 per kg.

Dampak dari kenaikan harga pangan ini tentu dirasakan oleh masyarakat dari berbagai lapisan. Munculnya keluhan dan kekhawatiran terhadap beban ekonomi yang semakin meningkat menjelang momen-momen spesial ini menjadi sorotan utama.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *