by

Jelang G20, Polisi Perketat Pintu Masuk Bali

Jakarta: Kepolisian Daerah Bali menjaga ketat seluruh pintu keluar dan pintu masuk Pulau Dewata. Hal itu dilakukan menjelang puncak pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 November 2022.

Untuk memperketat pintu keluar-masuk, Polda Bali telah meresmikan Pos Sudirman Dewata di Kabupaten Jembrana, Bali. Pos tersebut didirikan untuk melakukan penjagaan dan antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ya baru diresmikan tapi ada muatan lokalnya juga dalam nuansa budaya Bali. Jadi kegiatan pos itu juga membantu kamtibmas dan lalu lintas sekaligus antisipasi pengamanan G20 yang nanti akan diselenggarakan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat diskusi dengan Pro 3 RRI, Rabu (3/7/2022).

Stefanus mengungkapkan, pengamanan G20 melibatkan unsur menyeluruh dari aparat keamanan. Bahkan, Polri mengerahkan 6.722 personel yang tergabung dalam Operasi Puri Agung 2022.

“Yang jelas pada pos-pos penyebrangan nanti ada personel ditambah dari Polda. Dan juga itu dari Brimob mengantisipasi hal tang tidak diinginkan masuk ke wilayah Bali,” ujarnya.

Aparat keamanan, kata Stefanus, menetapkan zona dan ring khusus yang menjadi objek pendukung pelaksanaan G20. Seperti bandara, jalan yang dilalui delegasi, penginapan delegasi, serta lokasi-lokasi lain yang berkaitan dengan hal tersebut.

“Selain di pos perbatasan juga beberapa tempat juga dikasih personel dalam rangka pelaksanaan G20,” ucapnya.

Lebih jauh, Stefanus menyebut, pengamanan G20 sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak bulan Desember 2021. Karena hampir setiap bulan ada kegiatan terkait konferensi tersebut.

Agar suasana kondusif itu bisa terjaga, ia juga meminta peran masyarakat untuk mengawasi dan menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

“Kita harapkan masyarakat bisa membantu dan mengantisipasi agar segala sesuatu tidak terjadi,” ujarnya.