by

Jarak Aman Lima Kilometer, Gunung Anak Krakatau Erupsi

Jakarta: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi, Senin (18/7/2022) pagi.

“Pada pagi tadi pukul 08.26 WIB terjadi erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak,” kata Sub Koordinator Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Ahmad Basuki dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Senin (18/7/2022).

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

“Dari tanggal 16 Juli kemarin itu sudah tiga kali erupsi dan tanggal 17 Juli juga mengalami tiga kali erupsi,” jelasnya.

Menurutnya, dengan erupsi ini status Gunung Anak Krakatau belum ada perubahan status.

“Status Gunung Anak Krakatau masih siaga dengan status aman 5 km di luar titik erupsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam erupsi Gunung Anak Krakatau terdapat cairan lava dan abu vulkanik serta kolom abu yang meletus ke atas.

“Pada saat ini erupsinya berupa kolom abu berwarna kelabu, hingga hitam dan abu vulkanik berhembus ke arah barat daya,” jelasnya.

Ahmad menjelaskan, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 53 mm dan durasi 127 detik.

PVMBG pun meminta masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.