Buruh-Mahasiswa Demo Lagi, Jalan Menuju Istana Ditutup

5
(1)


Jakarta: Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya lagi-lagi menutup akses jalan menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2020). Hal menyusul akan kembali digelarnya aksi unjuk rasa atau demonstrasi buruh dan mahasiswa yang menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker).

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo penutupan jalan menuju Istana Merdeka sudah dilakukan pihaknya sejak, Rabu (21/10/2020) kemarin malam.

“Pembatas jalan sudah kita pasang sejak pukul 22.00 WIB kemarin,” ujar Sambodo saat dikonfirmasi wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/10/2020).

Guna mencegah kemacetan lalu lintas, Sambodo mengimbau agar para pengendara menghindari jalan menuju Istana Merdeka dan sekitarnya.

“Hindari kawasan Istana dan Jalan M.H Thamrin,” tuturnya.

Meski demikian, Sambodo menyebut bahwa pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Menurutnya, rekayasa lalu lintas dalam demonstrasi kali ini tidak berbeda dengan yang pihaknya lakukan pada aksi unjuk rasa sebelumnya.

Sedikitnya ada tujuh ruas jalan yang diterapkan rekayasa lalu lintas. Berikut ini merupakan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.

1. Arus lalin dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju ke Jalan Veteran III diluruskan ke Traffic Light Harmoni

2. Arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Timur yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jalan Perwira

3. . Arus lalu lintas dari Jalan Ridwan Rais yang akan menuju ke Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur

4. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin yang akan menuju ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha dibelokkan ke kiri atau ke kanan Jalan Kebon Sirih

5. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin dan arus lalu lintas dari Jalan Fachrudin yang akan belok ke kanan ke Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis

6. Arus lalu lintas dari Jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke Jalan Museum dibelokkan ke kiri maupun ke kanan, arus lalu lintas dari Jalan Majapahit yang akan belok ke kiri ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit.

7. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokkan ke kiri ke Jalan Juanda dan arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun dibelokkan ke kanan Jalan Gajah Mada.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Senin, Operasi Zebra Digelar Selama Dua Pekan

Thu Oct 22 , 2020
5 (1) Jakarta: Direktorar Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menggelar Operasi Zebra 2020 mulai Senin, 26 Oktober 2020, mendatang. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, operasi yang ditujukan untuk menjaring pelanggar lalu lintas ini bakal digelar hingga dua pekan ke depan. “Rencanannya, […]