by

Jadi 3.850 Jiwa, Warga Miskin Tangsel Melonjak

Tangerang: Jumlah warga miskin di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meningkat mencapai 3.850 jiwa. Hal tersebut berdasarkan data yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bila lonjakannya sekitar 8%.

Ahli Muda BPS Kota Tangsel, Vivi Frizalda mengatakan, pihaknya mencatat kenaikan angka kemisikinan pada tahun 2021 hingga mencapai angka 44.570 jiwa. Jumlah tersebut naik 8 persen lebih tinggi dibanding data tahun 2020.

“Ada kenaikan jumlah penduduk miskin di Tangsel, tahun 2020 ada 40.990 dan pada tahun 2021 sebanyak 44.570,” ungkapnya kepada rri.co.id, Senin (24/1/2022).

Dia menyebutkan, peningkatan jumlah warga miskin di Tangsel didapat berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Kenaikan itu dipengaruhi juga dari kondisi Pandemi Covid-19 yang menghantam sejak 2020.

Meski begitu, dia menyebutkan kalau peningkatan angka kemiskinan di Tangsel pada tahun 2020 ke tahun 2021 tidak sebesar angka tahun 2019 ke tahun 2020.

“Angkanya naik, tapi selisihnya tidak terlalu tinggi, dilihat dari series data 2020 ke 2021 tidak setinggi 2019 yang kondisinya biasa-biasa saja ke 2020 yang kondisinya awal covid-19,” jelasnya.

Dia menuturkan, berdasarkan data BPS tahun 2019, jumlah warga miskin di Tangsel sebanyak 29.160 jiwa dan tahun 2020 kemarin angka kemiskinan meningkat menjadi 40.990 jiwa atau naik 11.830 jiwa atau 29 persen dari jumlah warga miskin tahun 2019 lalu.

Dia menegaskan, menipisnya selisih warga miskin di tahun 2020 ke 2021 kemarin, karena dilakukannya sejumlah intervensi ekonomi oleh Pemda Tangsel. Namun dirinya tidak merinci stimulus ekonomi dimaksud yang dapat mempersempit jumlah angka kemiskinan di Tangsel.

“Dengan melihat tahun 2020 ke 2021 yang kondisinya masih pandemi, tapi ekonomi bergerak, sepertinya intervensi pemerintah sedikit bisa membantu sehingga penambahan jumlah kemiskinan tidak dalam,” tuntasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.