by

Izin Usaha Karaoke Yang Melanggar Prokes Dicabut

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta bakal memberi sanksi, bahkan mencabut izin usaha tempat hiburan karaoke yang melanggar protokol kesehatan. Hal ini menyusul uji coba pembukaan sebanyak 62 tempat karaoke keluarga beroperasi di masa PPKM Level 1 di Ibukota.

“Dipastikan apabila melanggar akan kami beri sanksi termasuk kami cabut izinnya,” tutur Wakil Gubernur Jakarta, Riza kepada wartawan, Sabtu (6/11/2021).

Untuk itu Riza mengimbau agar pengelola memastikan pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan dengan benar. Sehingga tak ada penularan virus Covid-19 disana.

Ia menegaskan pihaknya juga akan melakukan pengawasan di seluruh tempat hiburan karaoke yang telah dibuka.

“Jadi jangan sampai di tempat tempat hiburan terutama di tempat karaoke terjadi penyebaran dan semuanya harus sesuai ketentuan yang ada,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kapasitas maksimal yang diperkenakan sementara dala uji coba sebesar 25 persen, sementara ruangan bernyanyi yang boleh digunakan hanya 50 persen dari ruangan yang tersedia.

“Jadi terkait dengan karaoke memang sudah dibuka untuk ke depan dengan kapasitas 25 persen dan 50 persen ruangan yang ada,” papar Riza.

Pembukaan usaha karaoke keluarga itu sebagai tindak lanjut dari penurunan PPKM di Jakarta menjadi Level Satu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur DKI Nomor 1312 Tahun 2021.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *