Israel Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada 80 Relawan

5
(77)


Jakarta – Israel pada Minggu mulai menguji kandidat vaksin COVID-19 uji coba pada manusia yang, jika berhasil, dapat siap didistribusikan untuk masyarakat umum pada akhir musim panas mendatang.

Sebanyak 80 relawan akan mengambil bagian dalam uji coba itu tahap awal. Jumlah itu akan diperluas menjadi 960 orang pada bulan Desember.

Jika uji coba tersebut berhasil, tes tahap ketiga dengan 30.000 sukarelawan dijadwalkan berlangsung pada April / Mei.

“Kami berada pada tahap terakhir,” kata Shmuel Shapira, Direktur Jenderal Institut Riset Biologi Israel.

Institut tersebut, yang diawasi oleh Kementerian Pertahanan, pada Maret memulai uji coba pada hewan untuk vaksin “BriLife” dan seminggu yang lalu mengumumkan telah menerima persetujuan badan pengawas untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Shmuel Yitzhaki, kepala divisi biologi di Institut Riset Biologi Israel, mengatakan kepada Reuters bahwa jika semuanya berjalan dengan baik, vaksin tersebut dapat menjangkau masyarakat umum pada akhir musim panas mendatang.

Sementara gelombang pertama sukarelawan menerima vaksin potensial, di seluruh negeri para siswa sekolah dasar kembali bersekolah saat penutupan nasional kedua berakhir secara bertahap.

Pembatasan di Israel, yang berpenduduk sembilan juta jiwa, perlahan-lahan dicabut menyusul penurunan yang stabil dalam tingkat infeksi harian.

Siswa kelas satu sampai kelas empat adalah yang pertama kembali ke sekolah pada Minggu. Anak-anak kelas lebih tinggi masih belajar dari rumah.

Pemerintah juga menyetujui pembukaan kembali bisnis dan kegiatan rekreasi secara bertahap,

Israel mencatat 674 kasus baru pada Jumat (30/10). Angka itu turun dari puncak kasus dengan lebih dari 9.000 beberapa minggu lalu.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 77

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Aksi Demonstrasi Dapat Perpanjang Masa Pandemi Covid-19 Dua Bulan Lebih Lama, Ini Kata Pakar

Mon Nov 2 , 2020
5 (77) Jakarta – Pakar bioteknologi mikroba Dr Intan Taufik menilai terjadinya kerumunan masyarakat seperti aksi demonstrasi dapat memperpanjang masa pandemi Covid-19 sampai dua bulan lebih lama di Indonesia. Contohnya, aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (#TolakOmnibusLaw) pada 6 Oktober 2020 dan demonstrasi satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf […]