Inul Daratista Sentil Artis Ramai-Ramai Tempel Capres

Jakarta – Pedangdut Inul Daratisa lagi-lagi menumpahkan kekecewaannya di media sosial instagram, Senin (15/1/2024).

Penyanyi 44 tahun itu mengaku media sosialnya diserang sejumlah orang diduga buzzer pendukung salah satu Capres Pemilu 2024.

Itu merupakan buntut protes keras Inul sebelumnya terkait rencana kenaikan tarif pajak hiburan di Indonesia.

“Hei manusia bayaran politik, saat ini saya tidak berpihak pada siapapun diantara pilihan kalian, kalau bisa nggak milih!” tulis Inul di instagram, Senin (15/1/2024).

“Kalau ternyata tidak ada yang bisa bikin rakyat jelata macam saya yang sudah mati-matian menghidupi banyak orang di kuyo-kuyo,” lanjutnya.

Istri Adam Suseno pun kemudian mengkritik artis yang tengah mendekati Calon Presiden-Calon Wakil Presiden untuk kepentingan pribadi.

Sementara itu, pencipta goyang ngebor tersebut menyatakan bahwa ia memilih untuk tidak mengikuti pendekatan yang dilakukan oleh artis lain dalam menyuarakan aspirasinya.

“Coba tuh aku lihat banyak artis kaya raya pada mepet nempel calon-calon presiden, cari aman dan dibayar mahal, kalian diam aja,” jelas Inul.

“Sesama bayaran saling back up, yang bikin goyang dibantai macem saya yang jelas-jelas bisa kasih makan orang dengan benar. Mata hati kalian taruh dimana?” tulisnya lagi.

Sebelumnya, Inul Daratista melayangkan protes atas kenaikan pajak hiburan sebesar 40-75 persen.

Kebijakan itu merujuk pada UU No.1/2022 yang menetapkan PBJT untuk penjualan atau konsumsi barang dan jasa tertentu seperti makanan dan minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, dan jasa kesenian dan hiburan.

Inul meminta kepada pemerintah agar memisahkan izin dan peraturan pajak antara karaoke keluarga dengan diskotek atau kelab malam.

Jawaban Menparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno merespons protes yang dilayakan artis sekaligus pengusaha karaoke Inul Daratista terkait kenaikan pajak hiburan yang mencapai 40 hingga 75 persen.

Menurut dia, para pengusaha tidak perlu khawatir berlebihan dengan adanya polemik tersebut.

Lantaran saat ini masih dalam proses judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pemerintah memastikan semua kebijakan untuk memberdayakan dan memberikan kesejahteraan, bukan untuk mematikan usaha.

Sandi mengatakan, pasca pandemi Covid-19 pemerintah terus berupaya membangkitkan sektor industri.

“Kami tidak akan mematikan industri parekraf karena industri ini baru saja bangkit pasca pandemi, dan membuka 40 juta lebih lapangan kerja,” ujar Sandi mengutip penjelasannya dalam akun instagramnya, Senin (15/1/2024).

Nantinya, seluruh kebijakan termasuk pajak akan disesuaikan agar sektor industri menjadi kuat.

Harapannya tentu sektor industri bisa menciptakan lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja.

Pihaknya mengklaim, tidak akan menutup mata atas masukan yang diberikan oleh berbagai pihak.

Sandi menyebut, siap mendengar setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

“Kami akan terus berjuang untuk kesejahteraan pelaku parekraf, untuk terciptanya lapangan pekerjaan, dan kami pastikan tidak akan mematikan industri parekraf yang sudah bangkit ini. Mbak @inul.d dan teman-teman semuanya, terima kasih atas aspirasinya,” tuturnya.

Sebelumnya, Inul Daratista memprotes soal pajak hiburan yang mengalami kenaikan cukup fantastis.

Inul pun meminta pemerintah melalui Menparekraf Sandiaga Uno untuk membahas bersama masalah tersebut

Diketahui, istri Adam Suseno tersebut memiliki bisnis karaoke bernama Inul Vista.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *