by

Internet Luar Angkasa Berjaringan Satelit Boeing Disetujui

Illinois: Boeing pada hari Rabu (3/11/2021) memperoleh otorisasi AS untuk sebuah proyek peluncuran satelit yang akan menyediakan layanan internet dari luar angkasa.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menyetujui lisensi bagi raksasa kedirgantaraan “untuk membangun, menyebarkan, dan mengoperasikan konstelasi satelit” yang akan “menyediakan layanan broadband dan komunikasi untuk perumahan, komersial, institusional, pemerintah, dan pengguna profesional di Amerika Serikat dan global.”

“Layanan broadband satelit tingkat lanjut memiliki peran penting dalam menghubungkan komunitas yang sulit dilayani,” kata Jessica Rosenworcel, ketua FCC, seperti dikutip dari Phys.org, Jumat (5/11/2021).

FCC memberi lampu hijau bagi 147 satelit, yang sebagian besar akan berada di orbit rendah: 132 dapat ditempatkan pada ketinggian sekitar 600 mil (1.000 km), dan 15 akan jauh lebih tinggi, antara sekitar 17.000 dan 27.000 mil .

Layanan ini pertama-tama akan tersedia bagi klien di Amerika Serikat dan kemudian di seluruh dunia.

“Boeing melihat masa depan multi-orbit bagi teknologi satelit,” kata perusahaan kedirgantaraan itu dalam sebuah pernyataan.

“Seiring tumbuhnya permintaan komunikasi satelit, keragaman akan dibutuhkan di seluruh rezim orbital dan frekuensi untuk memenuhi permintaan pelanggan yang unik, dan kami melihat V-band membantu menyediakan sebagian dari keragaman itu,” tambah Boeing.

Proyek konstelasi satelit lainnya sudah diluncurkan oleh perusahaan pesaing.

Miliarder AS Elon Musk, kepala perusahaan luar angkasa SpaceX, telah menempatkan lebih dari 1.500 satelit ke orbit untuk membuat jaringan Starlink, sementara pendiri Amazon Jeff Bezos memiliki proyek serupa yang disebut Kuiper.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *