Ingat, Helm Tidak Menggunakan SNI, Selama Operasi Zebra 2020 Besok Akan Di Tilang

5
(1)

Ilustrasi
Jakarta, – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Zebra 2020 di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pandemi Covid-19.

Operasi Zebra 2020 akan berlangsung selama dua pekan, yakni mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Tujuan operasi tersebut adalah untuk mengurangi jumalah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan raya.

Melansir Tribunnews.com, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan dalam Operasi Zebra ini pihaknya akan lebih banyak melakukaan tindakan preemtif dan preventif.

“Untuk operasi kali ini kita lebih banyak tentang sosialisasi dan dikmas lantas/pendidikan masyarakat lalu lintas, daripada penegakan hukum,” jelasnya belum lama ini, seperti dikutip dari GridOto.com dari Tribunnews.com .

“Kemudian untuk sanksi tindak akan kita berikan kepada para pengendara yang melanggar seperti, melawan arus lalu lintas, pelanggaran stop line, dan helm,” pungkasnya.

Operasi Zebra 2020 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Polisi akan mengincar pemotor maupun pengguna mobil yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Mengutip dari laman Facebook resmi @polantas_sby, ada delapan prirotas pelanggaran yang menjadi target operasi.

1. Pengendara motor yang tidak menggunakan helm Standar nasional Indonesia (SNI),

2. Pengemudi roda empat yang melebihi batas maksimal kecepatan,

3. Mabuk pada saat mengemudikan kendaraan bermotor.

4. Pengemudi roda empat yang tidak menggunakan safety belt (sabuk keselamatan),

5. Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus,

6. Pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur,

7. Tidak membawa surat kelengkapan seperti SIM dan STNK.

8. Pengendara membawa muatan berlebihan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Gempa Pangandaran Merusak Puluhan Rumah

Mon Oct 26 , 2020
5 (1) Jakarta: Wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran diguncang gempa kekuatan magnitudo 5.9 (M), Minggu (25/10/2020). Hingga pukul 16.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat puluhan rumah rusak sedang dan ringan. Gempa Pangandaran mengguncang empat kecamatan dan empat desa, dan diperincikan, hanya lima unit rumah rusak […]