Ini Kata Media Australia: Indonesia Akan Jadi Hotspot Covid-19

0
(0)

Site Logo

Site Logo
HOME
NASIONAL
INTERNASIONAL
DAERAH
EKONOMI
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
HIBURAN
HUMANIORA
TANGGAP BENCANA
EDITORIAL
BERITA FOTO
PODCAST
VLOG
INDEKS
Media Australia: Indonesia Akan Jadi Hotspot Covid-19
Bagikan :
Tangkapan Layar Artikel di The Sydney Morning Herald (Foto: The Sydney Morning Herald)

Oleh: Mosita Dwi Septiasputri Editor: Nugroho 24 Jun 2020
KBRN, Jakarta: Media Australia, The Sydney Morning Herald, memuat artikel dengan menyebut negara Indonesia akan menjadi hotspot atau pusat covid-19 di dunia.

Dalam artikel tersebut, Indonesia disebut sedang mengalami kekalahan dalam perang melawan virus corona disaat negara lain di Asia Tenggara malah sukses mememerang virus corona.

“Ketika perhatian dunia mengarah pada Amerika Serikat, India, Rusia, dan Brasil yang mencatat infeksi harian hingga puluhan ribu, Indonesia berada di bawah radar,” tulis The Sydney Morning Herald yang dikutip pada Rabu (24/6/2020).

Artikel tersebut ditulis oleh James Massola, kontributor Asia Tenggara yang berbasis di Jakarta. Ia menyebut bahwa dalam 8-10 hari Indonesia mencatat lebih dari 1.000 kasus baru setiap hari.

Artikel tersebut juga mengkritik rendahnya tes Covid-19 di Indonesia. Mengacu data dari worldmeters, James menyebut Indonesia berada di posisi 163 dengan rasio pengetesan sebanyak 2.123 per 1 juta penduduk.

Dia menjelaskan data Indonesia itu jauh di bawah Rusia pada posisi 18 dengan 107.445 tes, AS posisi 27 dengan 80.750 tes, Brasil posisi 108 dengan 11.302 tes, dan India posisi 138 dengan 4.530 tes.

James juga menyinggung soal kebijakan pemerintah yang melonggarkan pembatasan walaupun tren kasus corona terus meningkat setiap harinya. Dia menjelaskan pemerintah provinsi Bali sendiri saat ini mulai berpikir membuka wilayahnya untuk didatangi turis.

“Sejak awal, Pemerintah Indonesia telah menangani pandemi ini dengan buruk,” kata SMH.

Menurut artikel yang dimuat tersebut, pemerintah Indonesia punya dua pilihan, yaitu mengambil langkah lebih tegas untuk menghentikan penyebaran, termasuk meningkatkan tes dan memberlakukan karantina wilayah, atau terus bingung dengan angka kasus yang semakin meningkat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Usut Tuntas Kasus Penyelewengan Bansos Covid-19

Tue Sep 8 , 2020
0 (0) Jakarta: Kepolisian mencatat ada sebanyak 107 kasus penyelewengan bantuan sosial (bansos) yang ditujukan bagi warga terdampak Covid-19. Dan kasus terbanyak tercatat terjadi di wilayah Sumatera Utara dengan 39 kasus. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendorong, pihak Kepolisian segera mengambil sikap mengusut 107 kasus penyelewengan bansos dengan menindak tegas […]