Hari Keempat Dirawat, 2 Pasien Positif Corona Semakin Membaik

0
(0)

Jakarta : RSPI Sulianti Saroso mengatakan hingga hari ke -4 perawatan, kondisi 2 pasian yang positif virus corona (COVID -19) terus membaik.

“Alhamdulillah sampai hari keempat (dirawat), dua orang yang positif semakin membaik. Sekarang demam tidak ada lagi, batuk sudah berkurang jauh, dan tidak ada sesak napas. Bisa berkomunikasi dengan keluarganya melalui ponsel,” kata Direktur RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril, Rabu (4/3/2020) di RSPI Sulianti Saroso.

Saat ini keduanya sedang dirawat di ruang isolasi RSPI. Keduannya juga sedang menunggu pemeriksaan ulang guna menentukan langkah selanjutnya.

Pemeriksaan ulang akan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada 5 hari pertama sejak dinyatakan positif dan 5 hari pertama sejak pemeriksaan ulang pertama.

“5 hari akan kita cek ulang, kalau dia negatif, 5 hari kemudian kami cek (lagi), kalau negatif baru dia dipulangkan. Jadi tetap laboratorium sebagai parameter untuk memulangkan pasien tersebut,” tambahnya.

Selain 2 orang yang positif corona, RSPI Sulianti Saroso juga saati ini sedang mengisolasi 7 pasien suspect atau terduga terjangkit virus corona.

Sebagian pasien yang diisolasi tersebut diduga pernah melakukan kontak langsung dengan dua pasien positif corona , dan beberapa lainnya tercatat pernah melakukan perjalanan ke negara-negara yang menjadi episentrum atau sudah terjangkit virus corona.

“Hari ini sampai besok kami menunggu hasilnya dari laboratorium. Nanti akan kami sampaikan kepada media,” kata dia.

Diketahui kedua pasien yang positif terkena virus corona mulai dirawat di RSPI pada Minggu (1/3) dan dinyatakan positif pada Senin (2/3). Keduanya merupakan seorang ibu dan anakanya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ekonom: Panic Buying Tak Perlu Terjadi, Pemerintah Harus Samakan Informasi

Wed Mar 4 , 2020
0 (0) Jakarta : Ekonom Enny Sri Hartati menilai, fenomena panic buying masih terjadi karena pemerintah belum dapat menenangkan pemerintah dengan informasi dan edukasi yang jelas. “Sosialisasi dan edukasi yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Hal sederhana, kesulitan mencari masker, ini yang lamban direspon oleh pemerintah. Kita lihat tadi pagi teman-teman […]