Habib Rizieq Minta MPR Gelar Sidang Istimewa Untuk Menyelamatkan Jokowi

0
(0)

Jakarta – Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Joko Widodo mundur secara terhormat sebagai Presiden RI atau MPR menggelar sidang istimewa untuk memakzulkannya. Jokowi dinilai tak mampu memimpin negeri ini dengan baik.

Rizieq yang kini masih di Arab Saudi itu merekam permintaanya dalam bentuk suara dan dikirimkan ke pimpinan Persaudaraan Alumni 212 untuk diperdengarkan dalam demonstrasi menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), Kamis (16/7) di depan gedung parlemen.

“Sudah saatnya Jokowi segera mengundurkan diri secara terhormat,” ujar Rizieq dalam rekaman yang dilantangkan lewat pengeras suara mobil komando.

Rizieq melanjutkan, saat Jokowi memimpin, mafia oligarki semakin merajalela. Sementara, katanya, rakyat semakin sengsara dan kedaulatan negara semakin terancam.

“Pesan ini saya sampaikan secara tulus dan ikhlas untuk keselamatan negara, untuk meraih ridho Allah. Semoga hati Jokowi terbuka dan mau menerima nasihat ini,” kata dia.

Tak berhenti di situ, Rizieq juga meminta parlemen mendorong MPR untuk menggelar sidang istimewa pemakzulan Jokowi. Tuntutan pemakzulan ini juga terlihat dalam banner di mobil komando, selain membubarkan partai PDI Perjuangan.

“Sudah semestinya DPR RI dan DPD RI segera mendorong MPR RI agar secepatnya menyelamatkan Jokowi dan negara sekaligus dengan menggelar sidang istimewa MPR RI untuk memakzulkan Jokowi dan penyelamatan rakyat, bangsa dan negara Indonesia,” kata Rizieq.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif menyampaikan pesan Rizieq Shihab agar umat Islam terus mengawal RUU HIP. Termasuk jangan memberi celah sedikitpun terhadap ideologi dan gerakan komunis.

“Umat Islam harus terus bersatu, rapatkan barisan karena ini soal ideologi, tuntut terus sampai RUU HIP ini dibatalkan, beliau minta apabila ada unsur yang memberi peluang kepada Presiden untuk menghidupkan Komunis, kita akan memakzulkan Presiden,” ujarnya di area Gedung DPR/MPR.(EP)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

SIKM Tak Diperlukan Lagi untuk Perjalanan KA Jarak Jauh

Fri Jul 17 , 2020
0 (0) Jakarta – Bepergian pakai Kereta Api Jarak Jauh dengan relasi dari dan menuju DKI Jakarta tak lagi memerlukan surat izin keluar masuk (SIKM). SIKM tak lagi menjadi syarat dokumen perjalanan untuk keluar atau masuk ke ibu kota. Syarat SIKM diganti dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi […]