Guru Honorer Terdampak Covid-19 Sukacita Mendapat Bansos Sembako Presiden Jelang Lebaran

0
(0)

HarianNasional.com – Kementerian Sosial terus tebar kesetiakawanan sosial menjangkau berbagai elemen masyarakat. Sebanyak 1.505 guru honorer di wilayah DKI Jakarta mendapatkan bantuan paket sembako dari Presiden yang disalurkan melalui Kementerian Sosial RI. 

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto bersama TKSK Jatinegara Siti Jauhariah, menyerahkan secara langsung bantuan sosial tersebut kepada guru PAUD Cendrawasih Kecamatan Jatinegara. Guru honorer sebanyak 1.505 yang tersebar di 3 wilayah DKI Jakarta yaitu Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sama sekali belum pernah menerima bantuan sosial sembako baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah DKI Jakarta.

“Bantuan paket sembako dari Presiden ini diharapkan dapat bermanfaat kepada para penerima khususnya para guru honorer yang terdampak Covid-19. Diharapkan menjelang hari raya Idul Fitri para penerima bantuan sosial dapat merasakan manfaat bantuan dari presiden ini sehingga bisa merayakannya Idul Fitri dengan suka cita,” ujar Edi, DI Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (23/5/20).

Para guru honorer PAUD Cendrawasih daerah Kebon Nanas Utara Rt 10 Rw 04, Jakarta Timur yang didatangi langsung oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial menyampaikan jika bantuan yang mereka terima sangat bermafaat sekali. Sejak adanya pandemic  Covid-19 mereka telah lama tidak mengajar dan tidak mendapatkan penghasilan sebagai guru honorer.

Salah satu guru, Indah Fuji (54) yang telah hampir 13 Tahun mengajar sebagai Guru PAUD menyampaikan jika selama ini para guru honorer di PAUD Cendrawasih mendapatkan gaji sebesar Rp100.000,-/bulan. Gaji tersebut berasal dari SPP murid-murid PAUD yang dibayarkan oleh orang tua murid kepada pihak PAUD sebesar Rp30.000,-/bulan.

“Semenjak Covid-19, kami tidak lagi mengajar di kelas, terhitung dari awal Maret hingga saat ini kegiatan belajar-mengajar ditiadakan dan pembayaran SPP juga ditiadakan. Tetapi karena memiliki rasa tanggung jawab kepada murid-murid, kami para guru tetap berkomunikasi terkait pelajaran dengan murid melalui orang tua murid di grup whatsapp, walau ada beberapa orang tua murid yang tidak memiliki handphone,” ujar Indah.

Kebahagiaan sangat terlihat jelas di wajah para guru honorer saat mendapat bansos sembako Presiden melalui Kementerian Sosial. Bansos sembako ini sungguh sangat membantu para guru honorer yang beberapa bulan ini mengalami kesulitan karena tidak dapat mengajar seperti biasanya yang berimbas pada pengasilan mereka sebagai guru honorer. (rdk/rex)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pemerintah Siapkan Protokol New Normal, Masyarakat Mesti Rela Berdampingan Dengan covid-19

Sat May 23 , 2020
0 (0) Hariannasional.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan protokol kesehatan di berbagai sektor usaha, untuk menerapkan new normal hadapi pandemi virus corona. “Kemarin sudah bicara dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, semua susunndan perintahkan setiap industri buat protokol kesehatan lebih detail, supaya […]