Friday, May 7

Gigi Sehat Mencegah Infeksi Jantung

Texas: Menjaga kesehatan mulut yang baik lebih penting daripada penggunaan antibiotik dalam prosedur perawatan gigi bagi beberapa pasien jantung untuk mencegah infeksi jantung yang disebabkan oleh bakteri di sekitar gigi, menurut pernyataan ilmiah American Heart Association (AHA) yang diterbitkan di jurnal utama asosiasi tersebut, Circulation.

Endokarditis infektif (IE), juga disebut bakteri endokarditis, adalah infeksi jantung yang disebabkan bakteri yang masuk ke aliran darah dan menetap di lapisan jantung, katup jantung, atau pembuluh darah.

Ini jarang terjadi, tetapi orang dengan penyakit katup jantung atau operasi katup sebelumnya, penyakit jantung bawaan, atau endokarditis infektif berulang memiliki risiko komplikasi yang lebih besar jika berkembang menjadi IE. Penggunaan obat intravena juga meningkatkan risiko IE, seperti dikutip dari American Heart Association, Jumat (16/4/2021).

Viridans group streptococcal infective endocarditis (VGS IE) disebabkan oleh bakteri yang terkumpul dalam plak pada permukaan gigi dan menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada gusi. Ada kekhawatiran bahwa prosedur gigi tertentu dapat meningkatkan risiko pengembangan VGS IE pada pasien yang rentan.

Panduan baru ini menegaskan rekomendasi sebelumnya bahwa hanya empat kategori pasien jantung yang harus diresepkan antibiotik sebelum prosedur gigi tertentu untuk mencegah VGS IE karena risiko komplikasi yang lebih tinggi dari infeksi, yakni:

1. Mereka yang memiliki katup jantung palsu atau bahan prostetik yang digunakan untuk perbaikan katup;

2. Mereka yang pernah mengalami kasus endokarditis infektif sebelumnya;

3. Orang dewasa dan anak-anak dengan penyakit jantung bawaan; atau

4. Orang yang telah menjalani transplantasi jantung.

“Data ilmiah sejak pedoman AHA 2007 mendukung pandangan bahwa penggunaan terbatas antibiotik pencegahan untuk prosedur gigi tidak meningkatkan kasus endokarditis dan merupakan langkah penting dalam memerangi penggunaan antibiotik yang berlebihan pada populasi,” kata Walter R. Wilson, MD, ketua dari kelompok penulis pernyataan dan konsultan untuk Divisi Penyakit Menular, Departemen Penyakit Dalam di Mayo Clinic di Rochester, Minn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *