Gedung Kejagung Terbakar Karena Api Rokok

0
(0)

Jakarta: Kebakaran dahsyat yang menghanguskan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada 22 Agustus 2020 lalu ternyata disebabkan oleh api dari sepuntung rokok.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengungkapkan, ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Lima diantaranya tukang, Dirut perusahaan pembersih lantai ilegal dan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kejagung. Delapan tersangka itu adalah T, H, S, K, IS, UAN, R, dan NH.

“Penetapan tersangka ini diperkuat dengan keterangan 10 saksi ahli,” dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta selatan, Jumat (23/10/2020).

Dirut perusahaan pembersih merk TOP Cleaner ditetapkan tersangka karena melakukan produksi tanpa izin pembersih lantai yang mengandung bahan solar dan tiner. Sedangkan PPK Kejagung ditetapkan tersangka atas pembuat kesepakatan tender pembersih lantai ilegal.

Menurut Sambo, lima tukang beserta mandor yang ditetapkan tersangka karena melakukan perbuatan yang telah dilarang saat bekerja di ruang Aula Biro Kepegawaian Gedung Utama Kejagung. Kelima tukang dan mandor tersebut merokok yang kemudian rokok tersebut menimbulkan bara dan menyulut ke barang-barang mudah terbakar.

“Dari penelitian terbukti, rokok dapat menimbulkan bara api dan menjalar ke benda mudah terbakar,” ucap Sambo.

Ditambahkan Sambo, dengan demikian api itu pun dipastikan karena open flame atau api terbuka. Dengan demikian, para tersangka dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 188 Jo Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHP.

Perlu diketahui, akibat kebakaran tersebut, gedung utama Korps Adiyaksa terbakar habis, termasuk ruang Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Jaksa Pinangki merupakan oknum jaksa yang diduga terlibat kasus Djoko Tjandra. Dalam kasus itu Pinangki sudah menjadi terdakwa.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Polisi Sibuk Amankan Demo, Kurir Narkoba Berkeliaran

Fri Oct 23 , 2020
0 (0) Jakarta: Saat tiga pekan terakhir ini pihak kepoliasian wilayah hukum Polda Metro Jaya tengah sibuk mengamankan aksi unjuk rasa penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, nampaknya dimanfaatkan para pengedar narkoba untuk beraksi. Terbukti, pada Kamis (22/10/2020) pekan ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat berhasil meringkus tiga […]