Tuesday, April 20

Gatot Menuding Dicopot PDIP Karena Film G30S/PKI

Jakarta: Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkapkan alasan dirinya dicopot dari jabatannya sebelum masa pensiun.

Gatot menuding, pencopotan itu dikarenakan kebijakan yang menginstruksikan kepada jajarannya agar memutar kembali film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) secara serempak di seluruh wilayah Indonesia.

Karena alasan itulah, kata Gatot, dia dicopot di penghujung 2017. Padahal, masa pensiun dirinya pada Maret 2018.

“Pada saat itu saya punya sahabat dari salah satu partai PDI Perjuangan menyampaikan, ‘Pak Gatot hentikan itu, kalau tidak Pak Gatot pasti diganti.’ Dan memang benar-benar saya diganti,” ujar Gatot dikutip di Chanel YouTube Hersubeno Arief, Selasa (22/9/2020).

BACA JUGA: Gatot Nurmantyo Mencium Gelagat Kebangkitan PKI

Kemudian, Gatot menyebutkan bahwa saat ini kebangkitan PKI semakin tampak nyata. Dilihat dari munculnya RUU HIP dan sejumlah kasus lainnya.

Menurut penuturan Gatot, hal tersebut menunjukkan bahwa memang ada pihak yang ingin Pancasila diganti. Dan apabila pancasila diganti, berarti ada keinginan pula untuk mengganti negara ini.

Gatot menyebutkan, hal itulah yang mendasari dirinya mengambil keputusan bergabung dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

“Hal inilah yang membuat saya bergabung dengan kawan-kawan seperjuangan. Saya pada 1982 pernah bersumpah di atas Al-Quran, Demi Allah saya bersumpah akan setia pada Negara dan UUD 45,” ujar Gatot.

“Sampai pensiun pun saya masih bertanggung jawab terhadap sumpah ini. Sampai kapan? Sampai sumpah itu berganti, saya masuk liang kubur, ditanya apa yang kamu lakukan terhadap sumpah ini,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *