by

Fit And Proper Test Pimpinan KPK: I Nyoman Wara Dapat Giliran Pertama

Jakarta – Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test Komisi lll DPR RI terhadap dua calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Johanis Tanak dan I Nyoman Wara telah dimulai.

Pantauan Sinpo.id, rapat dipimpin oleh empat pimpinan komisi lll, yakni Ketua Bambang Wuryanto dan Wakil Ketua Desmond Junaidi Mahesa, Adies Kadier, dan Pangeran Khaerul Saleh.

I Nyoman Wara menjadi capim pertama yang menyampaikan visi misi didepan seluruh anggota komisi lll.

“Terima kasih kami diperkenankan hadir pada forum yang sangat terhormat ini dalam rangka proper tes untuk calon pimpinan KPK, mohon izin kami mempresentasikan beberapa hal tentang visi atau pemikiran kami tentang pemberantasan korupsi di KPK,” ujar I Nyoman Wara di Ruangan Komisi lll DPR RI, Rabu, 28 September 2022.

Kemudian, salah satu pimpinan komisi lll Desmond Junaidi Mahesa menginterupsi kepada I Nyoman Wara ketika ia baru memulai paparannya.

“Interupsi, karena sudah pernah di proper test, pak Nyoman lebih baik memaparkan yang berbeda dari paparan di proper test lalu,” kata Desmond.

Sebelumnya, DPR telah menerima surat presiden (surpres) yang berisikan nama calon pengganti Lili Pintauli Siregar di pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR ke-6 Masa Sidang I Tahun Sidang 2022-2023.

Dasco menyampaikan, dalam rapat paripurna hari ini, terdapat dua surat yang telah diterima oleh DPR. Salah satunya, terkait surpres tentang Capim KPK.

“Sidang dewan yang terhormat, perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan sudah menerima satu pucuk surat dari Presiden RI Nomor R-44 tanggal 9 September perihal calon anggota pengganti pimpinan KPK,” kata Dasco dalam ruang rapat paripurna, Selasa, 27 September 2022.