by

Fenomena Citayam Fashion Week Hanya Sementara

Jakarta: Sosiolog menilai fenomena Citayam Fashion Week (CFW) hanya kultural temporer, atau budaya yang bersifat sementara.

“Ini akan mengalami titik jenuh dalam beberapa hari ke depan,” ujar Sosiolog Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rakhmat Hidayat saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis (28/7/2022).

Setelah itu, ia memprediksi, akan ada fenomena kultural baru yang mungkin terjadi dan kembali ditopang oleh sosial media.

Namun, menurut Rakhmat, pemerintah harus turun tangan sebagai kelompok pihak yang memediasi kreativitas anak-anak muda tersebut. Hal itu agar kegiatan mereka terus berada di jalur yang positif.

“Ajak duduk bersama Jeje dan Bonge, libatkan Kemenparekraf, BUMN, komunitas stand up, libatkan artis dan model papan atas hingga musisi lalu buat panggung menarik,” katanya.

Dengan cara seperti itu, menurutnya anak-anak Citayam akan lebih produktif.

“Selama ini kan fenomena kerumunan saja tanpa identitas, supaya kerumunan produktif harus diorganisir oleh pemerintah,” ucapnya.