by

Erupsi Semeru, Komnas HAM Minta Negara Jamin Hak-hak Korban

Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta negara menjamin hak-hak warga korban terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Bagaimana kemudian negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Lumajang, BPBD, Polres daan lain sebagainya menjalankan tugas memenuhi hak warga,” kata Anggota Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu (13/7/2022).

“Sekaligus juga melindungi hak-hak yang ada.Itu yang akan kami lakukan,” sambungnya.

Pernyataan itu menanggapi pengaduan ke Komnas HAM dari masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru dan pembangunan tanggul yang mengancam kehidupan masyarakat setempat.

Ketiga orang tersebut yakni Pangat, M. Kholiq dan Masbud. Mereka turut mewakili sejumlah masyarakat yang terkena dampak penambangan pasir di Sungai Regoyo Lumajang, Jawa Timur serta dampak erupsi gunung yang terjadi pada 2021.

Dalam audiensinya dengan Komnas HAM, ketiga orang tersebut menyampaikan perihal pembuatan tanggul melintang di daerah aliran sungai yang menjadi bagian dari aktivitas penambangan pasir CV DPS.

Hal itu menyebabkan aliran lahar saat erupsi Gunung Semeru berbelok ke pemukiman warga. Akibatnya, timbul korban jiwa dan tertimbunnya kawasan pemukiman oleh material erupsi.

Ia berharap, masalah ini tidak terulang kembali.

“Kejadin ini kita harap tidak terulang lagi baik di tempat yang sama maupun di tempat lain,” harapnya.