by

Empat Pemuda Diamankan Terlibat Edarkan Narkoba

Baubau: Jajaran Polres Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan empat pemuda karena terlibat dalam peredaran narkoba, Selasa,(25/1/2022).

Keempatnya masing-masing SH alias IY (22) , WAT alias YN (42), LMN alias NN (45) dan SY (17) seluruhnya warga yang tinggal di Kelurahan Kadolomoko Baubau.

Para tersangka diamankan dalam waktu berbeda, pertama SY pada 5 Januari, saat itu Remaja asal Kabupaten Muna itu sedang menempel 1 (satu) paket sabu di Jalan Dahlia.

Setelah diinterogasi Polisi, SY mengaku paket itu milik SH. Saat itu juga pria yang tidak memiliki pekerjaan itu langsung diamankan Polisi di kediamannya. SH diamankan dengan barang bukti 11 paket kristal bening berisi 8.40 gram sabu.

Hasil pengembangan selanjutnya 12 Januari Polres Baubau menggelar Patroli dan kembali menangkap WAT seorang pekerja swasta di Jalan Tanggul. Saat itu, tersangka sedang berada dibawah jembatan gantung sedang mengambil bungkusan permen berisi Naskotika Jenis Sabu dengan berat 0.64 gram.

Terakhir, 13 Januari Polisi kembali menangkap 1 pelaku lainnya LMN di Jalan Anoa saat sedang mengendarai motor. Gerak -gerik pelaku mencurigakan, seketika dihampiri benar saja ada pembungkus rokok berisi 1 saset sabu seberat 9.64 gram.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo dalam keterangan rilisnya bahwa ke tiga pelaku SH, LMN dan WAT tidak saling mengenal namun berada dalam satu jaringan narkoba. Seluruh barang bukti berjumlah 20 gram.

“Mereka satu jaringan tapi tidak saling kenal, tapi ada koneksitas dan ditangkat dalam tiga waktu berbeda,”ungkapnya.

Menurut Kapolres, selain sebagai pengedar, hasil uji urine keempatnya positif menggunakan barang haram tersebut. Bahkan satu diantaranya LMN merupakan residivis .

AKBP Erwin menegaskan terus mengembangkan kasus ini, karena hasil penyelidikan seluruh barang bukti sabu berasal dari Raha Kabupaten Muna. Polres Baubau pun berkordinasi dan bekersama Polres Muna untuk memperketat pengawan guna menghentikan peredaran Narkotika di Baubau.

“Kita akan optimalkan jaringan penguatan di sana (Muna) untuk mencegah masuk kembali di Baubau,”jelas Kapolres.

Sementara keterangan Kasat Narkoba Polres Baubau Silpanus Solo menyebutkan, pelaku dibawah umur dikatehui sudah tidak bersekolah.

“Tersangka SY ini masih labil untuk disuruh-suruh, tetapi tetap kami kenakan pasal 112 karena positif menggunakan narkoba,”

Ia menilai rata-rata pengedar narkoba pasti turut serta menggunakan barang haram tersebut.

“Kalau pengguna murni itu bisa direhab karena korban,” tutupnya.

Keempatnya bakal terancam maksimal 20 tahun kurungan penjara sesuai pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) subs pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.