Tuesday, April 20

Ekonom Muda Tantang Debat Terbuka Staf Khusus Presiden

Jakarta – Staf khusus Presiden Joko Widodo mendapat tantangan untuk melakukan debat terbuka. Tantangan itu dilayangan oleh ekonom BBhima Yudistira dari lembaga kajian ekonomi Indef.

Adapun yang mendapat tantangan adalah Adamas Belva Syah Devara. Anak muda ini selain staf khusus milenial presiden juga sebagai CEO (chief excutive officer) aplikasi teknologi berbasisi pendidikan: Ruangguru.

Selain itu, Ruangguru juga mendapat beberapa proyek dari pemerintah. Ruangguru juga ditunjuk pemerintah untuk menangani pelatihan bagi pemilik Kartu Prakerja dengan nilai Rp5,6 triliun.

“Dengan surat terbuka ini ingin mengajak Bela Devara selaku staf khusus presiden sekaligus penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) untuk melakukan debat terbuka,” ujar Bhima dalam surat terbuka yang dikirim ke beberapa media sosial hari ini (19/4). Tema debat yang ditawarkan meliputi kartu prakerja, konflik kepentingan, oligarki milenial, serta permasalahan bangsa di tengah Covid-19.

Bhima menawarkan debat terbuka ini menggunakan konferensi video dan disiarkan langsung di berbagai kanal media. Bhima kini menunggu jawaban Belva.

“Tidak ada kepentingan apa pun selain agar publik bisa memahami bagaimana milenial bisa berkontribusi secara nyata dalam perekonomian. Jika berswdia, Belva bisa menghubungi saya secara langsung,” papar Bhima.

Ia berharap Belva bisa memenuhi ajakan debat tersebut. Untuk waktu pelaksanaan debat, Bhima akan menyesuaikan dengan jadwal Belva. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *