by

Dukungan Kesatuan NKRI, Tokoh Pemuda Papua Deklarasi

Port Moresby – Sejumlah tokoh pemuda Papua yang bermukim di negara tetangga, Papua Nugini (PNG), mendukung sepenuhnya Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dukungan itu dinyatakan dalam bentuk deklarasi dengan membentangkan Bendera Merah Putih di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby, Papua Nugini, Rabu (27/4).

Deklarasi itu disaksikan Wakil Duta Besar RI untuk Papua Nugini, Nugraha Kurniawan, bersama beberapa tokoh pemuda OAP, di antaranya Isaac Kareth, Jon Blass, Sawi Sitapay, dan Isak Apasaray, yang berada di Papua Nugini.

Para deklarator yaitu Yohan Jikwa, Amos Kalimun, Melkianus Sambre, Yakonias Waimun, dan Barnabas Way, secara tegas mendukung NKRI.

“Kami menilai ada keseriusan pemerintah dalam membangun Papua. Karenanya kami tidak ragu mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah Indonesia di Papua termasuk terkait kebijakan perpanjangan otonomi khusus Papua,” kata salah seorang tokoh pemuda OAP, Sawi Sitapay.

Para tokoh Papua itu menyambut baik program pembangunan Indonesia yang berdampak positif bagi masyarakat Papua, terkhusus perbaikan infrastruktur jalan, kesehatan, dan pendidikan.

Mereka mendorong agar dilakukan penguatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan PNG, khususnya dalam pengamanan perbatasan guna mengantisipasi perlintasan ilegal

“Hal ini dikarenakan pendukung kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua kerap melakukan perlintasan ilegal untuk keluar masuk wilayah PNG dan menjadi salah satu ancaman bagi masyarakat setempat,” kata Sitapay.

Menurutnya, dengan menekankan pengamanan perbatasan, akan menghindari adanya penyelundupan barang secara ilegal. Potensi penyelundupan barang tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok bersenjata untuk memasukkan senjata maupun amunisi ke wilayah Papua.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Kurniawan menyambut baik deklarasi tersebut, dan menganggapnya menjadi momentum untuk menyuarakan kebenaran yang terjadi di Papua.

“Bukan hanya berita miring sebagaimana dipropagandakan KKB,” ujarnya.

Perwakilan Indonesia di Port Moresby itu berharap kerja sama dengan OAP akan berlangsung terus-menerus sehingga Papua menjadi daerah yang aman dan nyaman.

Sebagai informasi saat ini total terdapat sekitar 5.770 warga Papua yang bermukim di berbagai wilayah di Papua Nugini antara lain di Port Moresby, Lae, Madang, Wewak, Vanimo, Kunga, Daru, dan Kimber. (Nto)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.