by

Dubes AS Sebut Tempe Makanan Sehat

Jakarta: Sebagai makanan tradisional khas Indonesia, ternyata disukai mereka warga negara asing. Salah satunya adalah Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim, yang menyukai makanan berbahan dasar kedelai itu.

“Tempe merupakan bagian penting dari sejarah kuliner dan tradisi Indonesia. Faktanya selama penugasan saya di sini lumayan mengenal berbagai olahan tempe,” kata Kim di sela-sela even yang dilaksanakan Dewan Ekspor-Impor Kedelai Amerika Serikat (USSEC) dan Forum Tempe Indonesia (FTI), Jumat (29/07/2022) sore di Jakarta.

Kim menilai tidak hanya enak, tempe juga merupakan jenis makanan yang baik untuk kesehatan.

“Ya, saya sudah mencoba tempe. Sebab, tempe tidak hanya memiliki citarasa yang enak, tapi juga baik untuk kesehatan Anda. Jadi, saya sangat menikmatinya lumayan sering,” kata Kim, menambahkan.

Sebagai negara pemasok kedelai terbesar di Indonesia, tempe juga memiliki koneksi erat bagi rakyat dari kedua negara.

“Ya, saya rasa tempe memiliki nilai budaya. Ada hubungan yang erat di Amerika Serikat dan Indonesia. Sebab, Amerika Serikat merupakan pemasok kedelai terbesar yang menjadi bahan baku pembuatan tempe dan tahu,” kata Dubes Kim.

“Tapi, menurut saya semakin banyak warga Amerika Serikat menemukan makanan khas Indonesia. Karena, tempe merupakan bagian penting dari kuliner Indonesia dan warga Amerika Serikat menjadi lebih berpengetahuan,” ucap Kim.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor 2,49 juta ton kedelai dengan nilai mencapai USD 1,48 miliar pada 2021.

Amerika Serikat menjadi pemasok kedelai terbesar dengan nilai USD 1,29 miliar. Nilai itu setara dengan 86,5% dari total impor kedelai Indonesia. Sedangkan, volumenya tercatat sebesar 2,15 juta ton atau 86,3% dari total volume.