Dua Tempat Ini Jadi Fokus PSBB Transisi DKI

0
(0)

Jakarta : Selama kurang lebih sebulan pelaksanaan PSBB Transisi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat dua tempat yang perlu dilakukan pengetatan protokoler kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Kedua tempat ini ialah pasar dan transportasi massal publik, seperti Kereta Commuter Line yang jadi andalan masyarakat urban.

“Ada dua area utama yang sering jadi tempat penularan yakni pasar dan KRL,” ungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balaikota, Rabu (1/7/2020).

Secara garis besar Anies MENGATAKAN, peningkatan pengawasan di dua tempat itu akan melibatkan aparat keamanan TNI dan Polri.

“Transportasi umum KRL, secara umum nanti jajaran baik TNI, Polri dan Pemprov akan bekerja sama dengan KCI untuk bisa memantau pengaturan di KRL,” terangnya.

Sementara secara khusus di pasar ada sejumlah kebijakan yang akan diubah, misalnya dengan meniadakan sistem ganjil-genap dan mulai mencoba untuk melakukan pengendalian terhadap jumlah pengunjung yang masuk ke pasar.

“Jam operasinya akan dikembalikan normal. Ganjil-genap ditiadakan, tapi jumlah orang masuk pasar akan dikendalikan,” tuturnya.

“Jadi jumlah orang masuk pasar tidak boleh lebih dari 50 persen kapasitas pasar. Dan ini akan dikendalikan oleh petugas yang ditempatkan di pintu masuk pasar, untuk mengendalikan jumlah orang dalam satu waktu,” lanjut Anies.

​​​Secara tegas ia menyatakan bahwa peningkatan pengawasan ini akan ecektif dilakukan selama dua pekan pelaksanaan perpanjangan PSBB Transisi yang dimulai pada 3 Juli mendatang.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, Wantimpres: Pemerintah Seharusnya Tak Mudah Melepaskan PSBB

Fri Jul 3 , 2020
0 (0) Jakarta – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agung Laksono mengatakan sangat keliru jika ada anggapan bahwa wabah Covid-19 biasa saja. Selama belum ada vaksinnya, pemerintah seharusnya tidak mudah melepaskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). “Beberapa negara yang masih mencari vaksinnya saja posisi optimistisnya saja baru ketemu awal 2021. […]