Tuesday, April 20

Disesalkan, Guru dan Murid Ibarat Kelinci Percobaan

Jakarta: Beredar draft perubahan kurikulum 2013 di aplikasi pesan WhatsApp. Perubahan kurikulum tersebut ibarat menjadikan guru dan murid sebagai kelinci percobaan.

“Ini sama saja menjadikan guru dan siswa sebagai kelinci percobaan,” sesal Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Satriwan Salim kepada rri.co.id, Jumat (18/9/2020) malam.

Sebab menurut dia, jika benar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), draft yang beredar tersebut terkesan dibuat dengan tergesa-gesa, karena kurikulum 2013 sesungguhnya baru di revisi pada tahun 2016 lalu.

“Ini kesannya tergesa-gesa, karena kurikulum 2013 itu baru berjalan 4 tahun. Karena kurikulum 2013 itu baru saja direvisi di tahun 2016. Artinya usianya baru 4 tahun. Bahkan banyak sekolah yang baru menerapkan kurikulum 2013, itu di tahun 2019-2020,” ujarnya.

Terlebih, tambah dia, penyusunan perubahan kurikulum baru ini sama sekali tidak mengajak para pemangku kepentingan. Baik itu guru, orang tua, dan tokoh masyarakat. Padahal, tahun 2011 lalu, untuk menyusun kurikulum 2013, Kemendikbud mengajak partisipasi publik.

“Prosesnya kesannya tergesa-gesa. Kalau anda baca pernyataannya Nadiem beberapa waktu lalu, targetnya kan bulan April 2021 sudah diterapkan bertahap. Artinya hanya ada waktu beberapa bulan ke depan. Jadi harusnya Kemendikbud mendengar, dia meminta apa aspirasi dari publik. Harus ada ruang partisipasi dalam perubahan kurikulum ini,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam draft kurikulum baru yang beredar, pelajaran sejarah bakalan dijadikan sebagai pelajaran yang tidak wajib dipelajari siswa SMA dan sederajat. Di mana kelas 10, sejarah digabung dengan mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS).

Sementara Bagi kelas 11 dan 12 mata pelajaran sejarah hanya masuk dalam kelompok peminatan yang tak bersifat wajib. Hal itu tertuang dalam rencana penyederhanaan kurikulum yang akan diterapkan Maret 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *