Dilumpuhkan TNI-Polri, Anggota KKB Penembak Wings Air

Jakarta – Aparat gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan satu orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam keadaan meninggal dunia dan menangkap dua orang lainnya. Diketahui, kelompok KKB ini merupakan pelaku penembak pesawat Wings Air.

“Peristiwa itu terjadi di Kali Braza II Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (22/02/2024) sekitar 12.05 WIT,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Hal itu dikatakan dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Sabtu (24/2/2024).

Benny menyampaikan kronologi peristiwa tersebut. Menurutnya, hal itu berawal saat personel TNI Satgas Yon 7 Marinir melakukan pemantauan udara menggunakan drone.

Dimana terlihat pergerakan dari KKB dan terpantau membawa satu pucuk senjata api laras panjang. “Selanjutnya, terjadi kontak antara TNI dan KKB selama satu jam,” kata Benny.

Dalam kontak tembak tersebut, aparat keamanan bisa melumpuhkan satu orang KKB dalam keadaan meninggal dunia. Selain itu, 2 orang KKB berinisial MH dan BG ditangkap saat akan melarikan diri.

“Tim Gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz bergerak dari TKP Kali Braza menuju Polres Yahukimo. Dengan membawa 2 orang yang diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Selain itu, mereka juga membawa satu orang yang meninggal dunia ke RSUD Dekai. Kemudian, upaya sterilisasi dan evakuasi dilakukan Tim gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz.

Dalam peristiwa ini, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti, dua buah magazen SS1, 74 butir amunisi. satu buah noken bermotif Bintang Kejora.

Kemudian, uang pecahan Rp50.000, sejumlah Rp2.950.000, uang pecahan Rp100.000. Selain itu mengamankan, satu unit Handphone merek OPPO berwarna hitam dan satu unit Handphone merek OPPO berwarna hitam.

Pascakejadian ini, saat ini aparat gabungan TNI-Polri menggencarkan patroli di sekitaran Kota Yahukimo. Patroli di sekitaran Kota Yahukimo ini guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Patroli ini dilakukan karena mereka sering melakukan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Maupun menyerang aktivitas pemerintahan dan TNI/Polri,” kata Benny.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *