Monday, May 10

Dikepung Banjir, Warga Dievakuasi dengan Perahu Karet

Tanjungpinang: Kawasan Jalan Nusantara masih dikepung banjir. Prajurit Lanud RHF Tanjungpinang pun menyisir perumahan warga untuk melakukan evakuasi.

Pantauan RRI dilapangan, 20 orang Prajurit Lanud RHF tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka langsung bergerak menyisir perumahan untuk mencari warga yang masih terjebak banjir.

Kadislog Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) Letkol LEK Agusbudi P dilokasi banjir mengatakan, Satu per satu warga yang terjebak dievakuasi petugas dan dibawa ke tempat yang aman.

“Kita terjunkan 20 orang personil untuk memberikan bantuan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir,” kata Kadislog Letkol LEK Agusbudi P, Sabtu (2/1/2021)

Warga lanjut usia, anak-anak dan kaum perempuan dievakuasi lebih dahulu. Hingga pukul 12.30 WIB arus banjir terpantau semakin deras dan genangan di rumah-rumah warga yang terdampak banjir semakin tinggi. Rumah warga terdampak banjir di wilayah ini, dengan ketinggian genangan hingga pinggang orang dewasa.

Agusbudi menyebutkan, Lanud RHF menurunkan satu unit perahu karet dalam penyisiran ini serta dalam evakuasi warga diberikan life jaket. Para petugas juga dibantu warga setempat.

“Satu unit perahu karet kita turunkan untuk evakuasi warga, karena diwilayah barat banjir arus sangat kuat,” Sebutnya

Sementara akses jalur lalu litas dari sepanjang Jl Nusantara hingga depan Mes Jupiter Lanud RHF yang menuju Kabupaten Bintan ditutup, karena genangan air dijalan raya sudah mencapai pinggang orang dewasa.

Usai membantu mengevakuasi, Ia juga berpesan agar warga untuk tetap tenang dan tidak panik ketika menghadapi bencana banjir. Sebab prajurit Lanud RHF siap memberikan bantuan evakuasi kepada warga setempat atau daerah yang terdampak parah akibat banjir dan longsor.

“Kita harapkan warga tetap tenang dan tidak panik, jika diperlukan prajurit lanud siap memberikan bantuan evakuasi didaerah yang terdampak parah,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *