Digusur Ahok, Kampung Akuarium Kembali Dibangun Anies Baswedan

0
(0)

Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta memastikan akan membangun Kampung Akuarium, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kampung ini sebelumnya, di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, digusur pada 2016.

Ahok menilai warga Kampung Akuarium tinggal ilegal di atas lahan seluas 1 hektare tersebut. Rencananya di situ akan dibangun tanggul proyek pembangunan pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase A.

Berbagai aksi penolakan tidak menghentikan penggusuran.

Sebanyak 345 keluarga yang mendiami lahan seluas sekitar satu hektare dipaksa pindah, sebagian yang menggenggam sertifikat tanah lantas direlokasi ke rumah susun.

Kini di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mulai membangun kembali permukiman di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Jika tidak ada aral, rencana itu akan dimulai pada September 2020.

Penataan Kampung Akuarium merupakan bagian dari penataan 21 kampung prioritas sesuai Keputusan Gubernur Nomor 878 tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat.

“Peningkatan kualitas pemukiman merupakan program prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam upaya menciptakan lingkungan hunian yang tertata, layak, dan manusiawi,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Sarjoko dalam keterangan resminya, Sabtu(15/8) kemarin.

Sarjoko mengatakan kampung itu dibangun di kawasan cagar budaya Kota Tua Jakarta. “Kampung Akuarium telah melewati diskusi yang cukup panjang, melewati pembahasan dan penyesuaian-penyesuaian yang dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, sebagai hunian massal di kawasan Cagar Budaya Kota Tua Jakarta,” katanya.

Menurut Sarjoko, pembangunan Kampung Akuarium menjadi yang pertama dengan pertimbangan kesiapan administrasi dan masyarakatnya.

“Penataan Kampung Akuarium berbasis masyarakat. Makanya masyarakat diminta berperan aktif dan kolaboratif agar tercipta hunian yang layak,” ujarnya.(EP)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Upacara HUT RI di Balai Kota Jakarta Dibatasi Hanya 100 Orang

Mon Aug 17 , 2020
0 (0) Jakarta – Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2020 di Balai Kota Jakarta dibatasi hanya untuk 100 peserta karena masih merebaknya pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). “Betul ada upacara di Balai Kota, terbatas, maksimal sekitar 100 orang,” kata Kepala Biro Kepala Daerah (KDH) dan Kerja Sama […]