Demi Lamar Kerja di Warung Seblak,Terkuak Sosok Bosnya

Jakarta – Ratusan pelamar kerja rela antre untuk jadi pegawai sebuah warung seblak, Diketahui, sebuah video yang memperlihatkan antrean pelamar kerja di sebuah kedai makanan ramai dikomentari warganet di Instagram.

Mengutip unggahan akun @undercover.id, terlihat pelamar kerja sedang antre untuk mendaftar di sebuah warung seblak yang baru buka.

Video itu diunggah pada Selasa (21/5/2024) dan sudah mendapat ribuan Like serta mendapat lebih dari 3.900 komentar.

Dari video tersebut terlihat para pelamar masih berusia muda.

Baca juga: Perusahaan di Gresik Tahan Ijazah Pegawai, Mantan Karyawan Tak Bisa Cari Kerja Lagi

“Pelamar kerja di sebuah warung seblak terlihat membludak memadati area jalanan. Diduga kejadian tersebut terjadi di warung seblak di kawasan Ciamis, di video tampak antri panjang mengular para pelamar kerja tenteng map coklat,” tulis akun @undercover.id.
Warganet banyak berkomentar tentang betapa sulitnya mencari pekerjaan saat ini.

Tetapi banyak juga yang menilai bahwa sebenarnya banyak lapangan pekerjaan yang tersedia.

Namun, tingginya kualifikasi yang diminta membuat para calon pelamar tidak lolos.

Belakangan terungkap sosok juragan alias bos dari warung seblak tersebut.

Ternyata pemilik warung seblak bernama bangsat seuhah itu adalah Satria Maulana (25).

Owner yang karib disapa Bang Sat atau Bang Satria itu langsung mewawancarai calon karyawan warung seblak miliknya.

Hal tersebut diungkap Bang Sat dalam akun media sosialnya.

Warung seblaknya didatangi ratusan orang, Satria ternyata hanya membutuhkan 20 pegawai saja.

Karenanya Satria pun sangat selektif memilih calon karyawannya.

“Alhamdulillah Walk In Interview sudah selesai dilaksanakan. Terimakasih untuk Tim dari @TOKO BANGSATRIA dan Juga Untuk Semua Peserta Yang Sudah Mengikuti Tahapan Seleksi Dari Awal. Semoga Alloh Permudah Jalan Kita Dalam Menggapai Setiap Keinginan dan Impian. Aamiin,” imbuh Satria dalam postingan TikTok-nya.

Bang Satria sendiri adalah seorang konten kreator dan TikTokers.

Punya 2,5 juta pengikut di TikTok dan 94 ribu followers Instagram, Bang Sat kini sukses merintis bisnis seblak.

Sejak Juni 2023, Satria baru membuka bisnis warung seblak tersebut di daerah asalnya, Ciamis, Jawa Barat.

Kini, Satria resmi punya dua cabang warung seblak dan sedang dalam proses membuka satu cabang lagi.

Bisnisnya di bidang kuliner lancar, Satria mengurai cerita di baliknya.

Ternyata awal mula Satria membuka bisnis warung seblak karena ketidaksengajaan.

Untuk diketahui, awalnya Satria hanya seorang konten kreator yang dikenal lewat konten bersih-bersih serta perjalanan ke Jepang.

Satria pun sempat tinggal dan bekerja di Jepang.

Namun karirnya di Jepang tak bertahan lama, Satria memutuskan untuk pulang ke Ciamis.

“Kenapa aku pilih seblak, setelah satu bulan aku pulang dari Jepang, ada sisa uang Rp10 juta. Aku runding sama keluarga uang Rp10 juta mau dipakai apa nih,” ungkap Bang Satria dalam tayangan Youtube Insert Live.

Punya ibu dan adik yang mendukung impiannya, Bang Sat akhirnya terpikirkan ide membuat warung seblak.

“Background mama aku tukang masak, adik aku tukang jajan. Aku punya tempat kosong, adik aku ada resep, mama aku punya basic, kayaknya kita bikin usaha siapa tahu berkembang. Aku ekspektasinya kita bisa muter uang tersebut,” ujar Satria Maulana.

Hampir satu tahun membuka bisnis warung seblak, Bang Satria mengurai rezeki berlimpah.

Sebab dalam sehari, ia mampu menjual 1000 paket seblak.

“Udah punya dua cabang, insya Allah pertengahan tahun ini buka satu cabang lagi,” ujar Bang Satria.

Kini Satria memiliki 50-60 karyawan di warung seblaknya.

Pesanan seblaknya membludak setiap hari, Satria mengurai omset alias pendapatannya.

Ternyata dalam satu hari, Satria bisa mendapatkan penghasilan minimal Rp50 juta.

Alhasil dalam waktu satu bulan, omset Satria bisa mencapai miliaran rupiah.

“Kalau total sama yang online itu dua digit sih. Kalau sekarang Rp50 juta perhari,” kata Satria.

Gen Z Makin Sudah Cari Kerja

Berdasarkan Analisis Tim Jurnalisme Data Kompas terhadap data mikro Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS), disebutkan jika Generasi Z atau Gen Z yang lahir pada 1997-2012 lebih sulit mencari kerja dibanding milenial. Lantaran, lapangan pekerjaan di sektor formal semakin menurun, salah satunya disebabkan pandemi Covid-19.

Dari data BPS, masih ada pencari kerja dari kelompok Generasi Z yang pendidikan tertingginya SMP, termasuk yang tidak tamat SD dan lulus SD. Jumlahnya pada 2022 sebesar 15,2 persen dari seluruh pencari kerja yang lahir pada periode 1997-2012.

Proporsi pencari kerja Generasi Z dengan latar belakang pendidikan tertinggi SMP tersebut bahkan lebih besar ketimbang Gen Z pencari kerja dari lulusan perguruan tinggi (12,1 persen). Hanya Gen Z lulusan SMA dan SMK yang jumlahnya lebih besar, yakni 72,5 persen dari total pengangguran pencari kerja berusia Gen Z.

Generasi Z lulusan SD dan SMP ini menyumbang angkatan kerja Indonesia yang memang masih didominasi oleh lulusan sekolah menengah pertama ke bawah, yakni 55,4 persen pada tahun 2022. Artinya, ada 79,6 juta orang berpendidikan paling tinggi SMP dari total angkatan kerja 143,7 juta orang.

Angkatan kerja adalah mereka yang bekerja atau pengangguran, dan tidak termasuk yang masih bersekolah atau mengurus rumah tangga.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *