by

Dapat Diperpanjang Pelarangan Ekspor Batu Bara

Jakarta: Pemerintah dapat memperpanjang kebijakan larangan ekspor batu bara, hingga kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

Anggota Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam Ali menekankan, pemerintah dapat melakukan itu karena kebijakan larangan ekspor bahan bakar fosil ini sangat terkait dengan persoalan menjaga ketahanan energi di dalam negeri.

“Ini bukan soal boleh atau tidak boleh ekspor komoditas yang bisa diperdebatkan, tapi sudah soal ketahanan energi kita yang rawan sekali,” ujar Syaikhul, dikutip dari situs resmi DPR RI, Kamis (6/1/2021).

Karena itu, Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR RI ini meminta pemerintah tidak buru-buru mencabut larangan ekspor batu bara dan kebijakan itu harus tetap dilanjutkan.

“Jangan buru-buru dievaluasi atau dicabut,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM melarang ekspor batu bara bagi periode 1 – 31 Januari 2022 bagi pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Kebijakan ini dikeluarkan guna menjamin ketersediaan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik dalam negeri.

Kurangnya pasokan batu bara nasional akan berdampak pada pemadaman 10 juta pelanggan PLN, mulai dari masyarakat dan industri wilayah Jawa, Madura, dan Bali.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *