by

Dana Desa untuk Ketahanan Pangan Diapresiasi

Jakarta: Ketua Bidang Pemberdayaan Desa Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Iwan Sulaiman mengapresiasi itikad baik pemerintah dalam mengalokasikan 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan.

“Memang sudah ada itikad baik, sudah ada good political will dari pemerintah untuk mengalokasikan minimal 20 persen atau kalau dari pagu Rp13.6 triliun,” kata Iwan dalam perbincangan bersama RRI, Selasa (21/6/2022).

Langkah ini, lanjutnya, untuk membuka jalan untuk ketersediaan, akses dan pemanfaatan pangan. “Ini membuka jalan untuk membantu ketahanan pangan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia meyakini pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan, dimulai dari memberikan perhatian khusus kepada desa. Sebab, desa memiliki lahan pertanian yang sangat luas.

Selain itu, ia juga meminta dilakukannya pembinaan dan pengawasan secara berjenjang oleh pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.

Ditambahkannya, salah satu kendala mewujudkan terjadinya ketahanan pangan karena kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di desa tergolong rendah.

“Kita bicara soal petaninya, soal pengambil kebijakan pertanian di desa ada pemerintah desa diakui itu masih lemah. Saya sampaikan itu menghambat sustainability-nya, keberlanjutannya,” terangnya.

Diketahui, pada tahun 2021, total Pagu Dana Desa sebesar Rp72 triliun yang disalurkan untuk 74.961 desa dengan realisasi per10 Januari 2022 sebesar Rp71.85 triliun pada 74.939 desa.