Covid-19, Kenapa Pembangunan Ibu Kota Baru Dilanjutkan?

0
(0)

Jakarta: Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati menyoroti, salah satu kegiatan strategis Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas tahun 2021, yakni koordinasi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

Dia pun mempertanyakan, Bappenas terkait dengan pemindahan Ibu Kota Negara, yang sebenarnya telah dihentikan di tahun 2020 akibat adanya wabah Covid-19.

“Padahal, diperkirakan tahun 2021 penuh ketidakpastian, karena wabah Covid-19 yang belum kunjung selesai dan bayang-bayang resesi ekonomi global. Apakah pemindahan ibukota menjadi hal yang penting di tengah berbagai problematika yang ada,” kata Anis, Rabu (9/9/2020).

Politisi PKS itu menegaskan, bahwa pemindahan Ibu Kota Negara bukan pekerjaan sederhana. Karenanya, terang dia, kelanjutan rencana pemerintah itu memerlukan kajian dan perencanaan secara matang agar eksekusinya efektif, efisien, dan tidak mengganggu siklus bisnis perekonomian baik sektoral, regional serta nasional.

Anis juga menyatakan, bahwa layak atau tidaknya pemindahan Ibu Kota Negara, perlu dilihat dari berbagai aspek seperti sosial, ekonomi, administrasi, budaya, pertahanan, keamanan, lingkungan, serta aspek lainnya.

Dia pun mengungkapkan, dalam sebuah analisis pembangunan ibu kota baru yang tidak diikuti dengan pembangunan fasilitas, dan berbagai kemudahan yang memadai, hanya akan menjadikan pemindahan ibu kota tidak berfungsi optimal.

Anis mengingatkan, bahwa sebagai perencana pembangunan negara, dengan terjadinya resesi ekonomi global dan wabah Covid-19, Bappenas harus memiliki strategi yang tepat.

“Kajian-kajian apa saja yang telah dilakukan oleh Bappenass terkait dengan pemindahan Ibu Kota,” tandasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tahap Evaluasi, Aturan Ganjil Genap Masih Berlaku

Wed Sep 9 , 2020
0 (0) Jakarta: Meski mendapat kritikan untuk meniadakan aturan ganjil genap karena dianggap klaster baru penyebaran Covid-19, buktinya kebijakan tersebut masih berlaku di setiap ruas jalan yang sudah ditentukan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, mengatakan, tujuan diberlakukannya kembali ganjil genap adalah untuk menekan pergerakan orang. Selain itu, […]