Covid-19, Jangan Lupakan Nasib Nelayan

0
(0)

Jakarta: Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanis Fransiskus Lema mengungkapkan, bahwa serapan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru mencapai angka 38,19 persen dari pagu anggaran sebesar Rp4.6 triliun.

Hal itu berarti, ujarnya, masih sekitar 60 persen anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan yang belum sampai ke rakyat. Apalagi saat ini para nelayan membutuhkan bantuan di tengah pandemi Covid-19.

“Bacaan sederhananya, rakyat belum merasakan manfaat program KKP. Padahal para nelayan, baik nelayan tangkap maupun budi daya, sangat membutuhkannya,” kata Yohanis, Jumat (28/8/2020).

“Selain itu, anggaran tersebut juga diperlukan untuk menggerakkan inovasi dan kreasi bagi produk-produk olahan,” tambahnya.

Politisi PDI-Perjuangan ini mengungkapkan, para nelayan seperti di kabupaten di Provinsi NTT banyak mengeluhkan banyak hal, khususnya nelayan tangkap menyangkut sarana dan prasarana.

“Di Pantura Timor yang merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, potensi perikanan tangkapnya sangat luar biasa. Tetapi ironisnya, di sana juga menjadi kantong kemiskinan. Padahal Pantura Timor ini merupakan beranda depan Negara Republik Indonesia,” paparnya.

Terkait postur anggaran tahun 2021, Yohanis menegaskan, secara konseptual sering dikatakan bahwa laut adalah masa depan Indonesia. Tetapi secara faktual laut Indonesia belum menjadi ruang dan sumber hidup. Dengan luas laut yang besar yang dimiliki Indonesia, namun orientasi masih terpusat di darat.

“Kita ini serius bernegara atau tidak. Serius ingin membangun sektor maritim kita atau tidak. Masa depan kita, menurut saya ada di laut,” tutupnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

28 Agustus 2020: Harga Emas Hari Ini Meroket Lebih Tinggi

Fri Aug 28 , 2020
0 (0) Harga emas di Pegadaian bergerak fluktuatif dari hari ke hari. Setelah kemarin mengalami penurunan, hari ini berbalik mengalami kenaikan. Dilansir dari laman resmi Pegadaian, harga emas Antam bertambah mahal Rp8.000 menjadi Rp1.059.000 per gram pada Jumat, 28 Agustus 2020. Kenaikan harga emas Antam berlaku untuk satuan berat lainnya […]