Friday, June 18

China Masih Belum Izinkan Penerbangan Boeing 737 MAX

Jakarta—China masih belum memperbolehkan penerbangan ulang pesawat Boeing 737 MAX 8 selama ketentuan yang ditetapkan tidak terpenuhi. Menurut otoritas penerbangan China, pihaknya masih memantau keselamatan pesawat bersama dengan American Aviation Administration atau Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan kru teknis Boeing.

China mengatakan masih memiliki masalah keamanan utama tentang Boeing 737 Max. Wakil kepala regulator penerbangan negara itu mengatakan hari Senin sedang mempertimbangkan dalam mengizinkan pesawat terbang lagi.

Otoritas penerbangan Beijing mengatakan, masalah keamanan yang diangkat oleh China belum sepenuhnya terselesaikan. China telah mengungkapkan bahwa penilaian perubahan Boeing belum dikonfirmasi dan pesawat belum diuji untuk penerbangan di negara tersebut.

Setelah masalah sepenuhnya diatasi, China akan melakukan peninjauan akhir terhadap pesawat tersebut, kata Dong Zhiyi pada briefing di Beijing. Pihak berwenang telah “berkomunikasi penuh” dengan Boeing dan FAA, katanya dikutip Aljazeera.

Pada Maret 2019 terjadi kecelakaan di Ethiopia ayang menewaskan 157 orang. Oktober 2018 juga terjadi kecelakaan pesawat Boeing jet Max yang dioperatori oleh maskapai Lion Air dari Indonesia, yang mana pesawat itu jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 189 orang.

Kedua kasus pesawat Boeing 737 Max itu sebagian disebabakan karena perangkat lunak rusak, sehingga mendorong pesawat menukik. Setelah China memberlakukan larangan penerbangan pesawat Boeing Max, berbagai negara kemudian mengikuti langkah tersebut.

China adalah negara pertama yang menangguhkan semua pesawat Boeing 737 MAX-8 diikuti oleh 40 negara lain setelah dua kecelakaan itu. Hingga saat ini, beberapa maskapai penerbangan di Amerika dan Eropa telah menghentikan penangguhan setelah Boeing melakukan perubahan pada fitur keselamatan dan teknik pesawat. Penangguhan model selama 20 bulan mengakibatkan Boeing kehilangan $ 60 miliar dan membatalkan pesanan untuk 1.200 pesawat.

Hingga saat ini, beberapa maskapai penerbangan di Amerika dan Eropa telah menghentikan penangguhan setelah Boeing melakukan perubahan pada fitur keselamatan dan teknik pesawat. (NE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *