Cerita Jono, Relawan Pengantar Sampel Swab Covid-19

0
(0)

Bandarlampung: Kesibukan Jono, pensiunan pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020 lalu meningkat.

Pria 68 tahun ini saban hari wara-wiri mengantar dan mengambil sampel swab pasien Covid-19 ke sejumlah laboratorium pemeriksaan.

Menggunakan sepeda motor tuanya, warga Rajabasa, Bandarlampung itu, penuh keikhlasan menjalankan tugasnya sebagai relawan pengantar sampel swab pasien Covid-19.

Dia menuturkan, sampel swab dari kabupaten/kota yang dikumpulkan di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, diantar ke UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Lampung, RSUD Abdoel Moloek, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makan (BBPOM) dan Balai Veteriner Lampung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampel. Sampel Covid dari Dinas Kesehatan Provinsi. Ya, dibawa ke Labkesda, ke Veteriner, Badan POM, dan Abdul Moeloek,” tutur Jono, Jumat (25/12/2020).

Meskipun merasa was-was dan khawatir, namun dengan semangat dan tetap mematuhi protokol kesehatan, Jono mengaku yakin jika dirinya tidak akan tertular virus Corona dari sampel swab yang dibawanya.

“Ya ngeri. Namanya kayak gini kan gak sembarangan. Kita harus pakai APD yang benar. Minimal pakai masker,” jelasnya.

Bahkan menurut Jono, keluarganya juga mendukung dan tidak merasa khawatir dengan pekerjaan yang kini dilakoninya. Sebelum ditugaskan mengantar sampel swab pasien Covid-19, Jono memang sudah terbiasa mengantar spesimen ke laboratorium, seperti pasien lumpuh layu dan campak.

“Sebelumnya saya memang megang sampel, tapi bukan Covid. Kayak pasien lumpuh layu dan campak,” pungkas Jono.

Sejak awal Covid-19 masuk ke Provinsi Lampung, Jono memang sudah ditugaskan untuk mengantar spesimen swab. Pria yang sudah 12 tahun purna tugas itu tidak melihat bayaran yang diterimanya dari pekerjaan yang dijalankannya tersebut.

Dia hanya ingin bekerja ikhlas membantu sesama dan menjadikan kegiatannya sebagai ladang ibadah. Sebelum menjadi Relawan Covid-19, sejak tahun 1979 hingga 2008, Jono tercatat mengabdi di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Namun, hingga kini dirinya terus dikaryakan di Dinas Kesehatan.

Jono mengaku, menjalani tes usap dan rapid test secara berkala, lantaran pekerjaannya yang rentan terpapar Covid-19.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *