Bukan Sekedar Bisnis, Ethys Mayoshi : Ingin Melestarikan Dan Memperkenal Batik Sampai Ke Belahan Dunia

0
(0)

HarianNasional.com, Jakarta – Berapa baju batik yang tersimpan di lemari pakaianmu? Bila jumlahnya kurang dari tiga, sepertinya kamu belum menjadi batik lover sejati. Ada baiknya kamu menambah koleksi batikmu. Mengapa? Sebab batik adalah warisan budaya Indonesia yang sangat keren dan disukai oleh banyak orang, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri.

Kini Pemerintah Perovinsi DKI Jakarta punsecara masif berupaya mengangkat kembali seni budaya Betawi yang mulai ditinggalkan anak muda.Sejumlah event besar dilakukan, seperti Lebaran Betawi, Festival Budaya Betawi dan sebagainya.

Salah satu seni budaya betawi yakni batik. Namun sayangnya, saat ini sangat sedikit perajin batik betawi di Jakarta ini.Bajkan Produk batik khas betawi juga makin sulit didapatkan masyarakat.

Melihat kondisi seperti ini, kehadiran Batik Gobang Jakarta yang digawangi Ethys Mayoshi menjadi kabar gembira bagi masyarakat, khususnya Betawi.

Ethys, hingga saat ini masih mencoba mengangkat batik klasik betawi warisan para pendahulu.Bahkan sejumlah karya batiknya telah moncer hingga ke mancanegara.

Saat ditemui di sela sela kesibukan Ia mengatakan Kecintaan terhadap batik merupakan Sifat turun menurun dari keluarga besar yang di Lahirkan kampung halaman Tegal.

“Kecintaan Saya terhadap batik tentunya memicu saya untuk menciptakan Sebuah karya berbasis seni diatas kain batik”,ujarnya di Jakarta,(14/7/2020).

Sebagai pengusaha Batik, ia mencoba tak hentinya untuk melastarikan batik hanya Isemata-mata agar budaya nenek moyang kita tetap lestari.

“Jika kita semua abai, bisa jadi batik terutama batik betawi akan hilang. Karna itu yang memotivasi saya melalui bisnis Batik Gobang Jakarta ini”,ujarnya.

Ia menceritakan Batik Gobang menghadirkan warna yang tidak mencolok seperti batik betawi pada umumnya menghadirkan motif dan warna yang mencolok,

“Dengan menghadirkan warna yang tidakencolok , Saya lebih banyak mengangkat batik dengan warna gelap seperti hitam, cokelat, krem atau putih”,jelas Ethys.

Bahkan menurutnya lagi , tetap menampilkan simbol simbol Jakarta dengan corak yang khas, seperti tiga belas flora fauna Jakarta atau ornamen-ornamen ikon Jakarta seperti, rumah betawi, tugu, ondhel-ondhel atau penari.

“Dengan mengembalikan corak ke aslinya, lebih klasik dengan warna-warna gelap. Untuk motifnya ada banyak, ada kuku macan, salak dan sebagainya. Corak dan warna seperti ini pada masa dulu dikenakan oleh golongan kelas atas masyarakat betawi,l”katanya.

Karena klasik, Ethys menambahkan, harga batiknya lebih mahal dari batik Betawi pada umumnya.Satu lembar kain batik harganya bisa mencapai Rp1 juta. Prosesnya pun dibuat dengan batik tulis. Sehingga membutuhkan proses pengerjaan 3 pekan hingga 1 bulan.

“Pola-pola batik dibuat para perajin dengan telaten dan hati-hati untuk mendapatkan hasil maksimal. Jadi, memang agak lama prosesnya,” jelas dia.

Kini Batik Gobang Jakarta menjadi salah satu warisan budaya yang harus kita kenal dan bahkan Batik Gobang menjadi Ikon bagi Pemprov DKI Jakarta yang dipakai untuk seragam PNS Pemprov DKI Jakarta sejak zaman kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta melelesarikan Batik Gobang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan.

Saat di kunjungi showroomnya terletak di kawasan srengseng tidak hanya dijual aneka batik, namun karya seni berbasis budaya Betawi nampak terlihat berjejer seperti Batik , Kopi Khas Betawi, Kotak Cendramata dan Ribuan Batik Khas Betawi.

Ia juga mengaku, setidaknya ada ratusan perajin batik yang bekerja menciptakan Batik Gobang Jakarta miliknya.

Sebagai seorang penguasa iIa menyebutkan bahwa dirinya Bukan sekadar sisi bisnis, tapi banyak masyarakat yang bisa belajar bagaimana membatik itu. Saya juga latih ibu-ibu PKK membatik.

“Tujuannya agar batik betawi tetap lestari. Sudah mulai juga kunjungan anak-anak sekolah sebagai salah satu upaya pengenalan warisan budaya betawi ke generasi saat ini”, ungkapnya.

Batik Gobang Jakarta memiliki makna berupa senjata orang Betawi di masa lalu dan mata uang Gobang zaman dulu.

Ethys menambahkan, berkat keunikan dan keunggulan disain batiknya, ia langgananan didaulat menjadi duta Indonesia dalam sejumlah pameran maupun fashion show di belasan negara di belahan dunia.

“Di luar negeri Batik Gobang juga sudah mulai dikenal dengan membawa nama betawi. Ini karena seringnya saya diundang dalam sejumlah pameran bertaraf internasional. Harapannya batik betawi bisa go Internasional,” imbuhnya.

Kini Batik Gobang telah banyak dilirik di kalangan swasta maupun pemerintahan DKI Jakarta urnuk memasok seragam batik untuk pegawai di Pemprov DKI, baik pemesanan seragam batik, cinderamata seperti cukin atau syal bahkan sejumlah pemilik gedung perkantoran dan hotel mempercayakan disain bercorak betawi untuk sejumlah ruangan kepada dirinya.

Ia berharap ke depannya lokasi showroom bisa menjadi destinasi wisata bagi masyarakat lokal atau mancanegara.

Dan bahkan Kini Ethys bersyukur usaha yang dirintisnya sejak 10 tahun itu kini mulai membuahkan hasil. Bahkan Ia juga telah diganjar sejumlah penghargaan atas semangatnya melestarikan kebudayaan betawi.(zd)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Iming-iming Pekerjaan Bagus, Ratusan Gadis Muda Dipaksa Berhubungan Seks

Wed Jul 15 , 2020
Post Views: 0 0 (0) Dhaka – Polisi Bangladesh menangkap tiga pria yang terlibat dalam penyaluran ratusan gadis muda asal Bangladesh ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), dan dipaksa menjadi pekerja seks komersil, Senin (13/7). Polisi Bangladesh, mengatakan bahwa ratusan gadis berusia 18 hingga 25 tahun dibawa ke Dubai dengan […]